Kemendikbud Tambah Jatah Kursi 10 Persen

Peserta SNMPTN Membludak

Selasa, 19 Juni 2012, 08:09 WIB
Kemendikbud Tambah Jatah Kursi 10 Persen
ilustrasi, Peserta SNMPTN
RMOL.Persaingan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Ting­gi Negeri (SNMPTN) 2012  se­ma­kin ketat. Pasalnya, total jum­lah pendaftar SNMPTN ta­hun ini meningkat sebesar 14 persen dari tahun 2011.

Sebanyak 618.804 peserta SNMPTN memperebutkan 106.363 kursi di perguruan ting­gi negeri (PTN) dalam ujian ter­tulis serentak di seluruh Indo­nesia, 12 Juni dan 13 Juni 2012.

Tahun 2011, total pendaftar SNMPTN sebanyak 540.953 pe­serta. Sementara di 2012 me­ning­kat menjadi 618.804 peserta yang terdiri dari 570.771 pendaftar re­guler dan 48.032 pendaftar prog­ram Beasiswa Pendidikan Ma­hasiswa Miskin (Bidik Misi).

“Akibat peningkatan tersebut, panitia SNMPTN pun menam­bah daya tampung sebanyak 10 per­sen. Tak mungkin jumlah pen­daftar bertambah tapi daya tam­pung tidak bertambah,” kata Ketua SNMPTN Akhmaloka dalam jumpa pers di Gedung Ke­mendikbud, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Rektor Institut Teknologi Ban­dung (ITB) ini juga mengatakan, jumlah PTN yang berpartisipasi dalam SNMPTN yaitu sebanyak 61 PTN dengan 2.340 program studi yang terdiri dari 54 PTN di bawah Kemendikbud dengan 2.123 program studi dan tujuh PTN di bawah Kementerian Agama (Kemenag) dengan 217 program studi.

“Jumlah pendaftar terbanyak berdasarkan daerah asal sekolah yaitu Jawa Timur disusul Jawa Tengah dan Jawa Barat,” je­lasnya.

Tak hanya itu, pihak pa­nitia SNMPTN juga telah mem­buka program Bidik Misi untuk peserta SNMPTN yang tidak mampu secara ekonomi.

“Kami telah bersepakat untuk membuka program Bidik Misi yang diperuntukkan bagi pe­serta SNMPTN yang kurang mampu secara ekonomi,” tutur Akhmaloka.

Hal tersebut berdasarkan Pe­raturan Menteri Pendidikan Na­sional (Permendiknas) Nomor 34 Tahun 2010 bahwa sebanyak 20 persen mahasiswa baru yang di­terima pada tahun bersangkutan tersebut, harus merupakan ma­hasiswa yang tidak mampu se­cara ekonomi.

Menteri Pen­didikan dan Ke­budayaan (Men­dikbud) Muha­mmad Nuh me­nambahkan, bagi calon ma­ha­siswa yang pintar na­mun tidak mampu secara eko­nomi, masih tetap bisa meng­ikuti SNMPTN dan masuk PTN yang diinginkan lewat Bidik Misi.

Selain itu, program Bidik Misi juga menanggung calon pene­rima beasiswa mulai dari biaya pen­daftaran SNMPTN dan bila di­terima di PTN pilihan­nya, ma­ka disediakan pula ban­tuan biaya pendidikan dan biaya hidup hing­ga selesai pendidikan.

Seperti diketahui, SNMPTN dibagi menjadi dua jalur, yaitu jalur undangan atau seleksi nilai rapot dan jalur tertulis. Peserta jalur ujian tertulis akan me­lak­sanakan SNMPTN 12-13 Juni 2012 dan hasilnya akan di­umum­kan 7 Juli 2012. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA