Tekor Rp 2 Miliar Per Hari Dahlan Pecat Bos Merpati

Rencana Pembelian Pesawat China Ditunda

Selasa, 15 Mei 2012, 10:58 WIB
Tekor Rp 2 Miliar Per Hari Dahlan Pecat Bos Merpati
Dahlan Iskan

RMOL. Di tengah carut marut bisnis industri penerbangan,  Menteri BUMN Dahlan Iskan tiba-tiba mengganti Dirut Merpati.

direktur Utama PT Mer­pati Nusantara Airlines (Merpati) Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengaku dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Rudy Setyo­purnomo yang sebelumnya men­jabat Komisaris Utama Merpati.

    “Ya, benar ada pergantian. Sa­ya dipecat, bukan mundur,” ka­tanya Jhony di Ja­karta, kemarin.

Namun, menurut Asisten De­puti Menteri BUMN Bidang Usa­ha Infrasturktur dan Logistik I Timbul Tambunan, pergantian Dirut Mer­pati dikarenakan atas permintaan Jhony sendiri.

“Alasannya (alasan pergantian) sudah jelas, bulan April beliau (Jhony) mengajukan pengundu­ran diri sebagai Dirut Merapti, tindakan itu sudah dilaksana­kan,” kata Timbul usai pelantik­an Dirut Merpati di Kementerian BUMN, di Jakarta, kemarin.

Timbul mengemukakan, per­gantian ini sebagai tindak lanjut atas permintaan Dirut Merpati sebelumnya Sardjono Jhony yang meminta mundur. Apalagi di Mer­pati banyak kader ya­ng bagus untuk menggantikan­nya.

“Kan banyak yang bagus di Me­­rpati. Apalagi dari ekuitas (modal) Rp 3 triliun, tetapi ham­pir rugi Rp 250 miliar, ini jangan sampai kinerjanya (Merpati) te­rus menurun,” cetusnya.

Hal ini diakui pula oleh Men­teri BUMN Dahlan Iskan yang menyebutkan, maskapai nasional ini merugi Rp 2 miliar per hari. Untuk itu, perlu penyegaran di  ja­jaran direksi, agar maskapai yang kerap melayani rute perintis ini cepat keluar dari kesulitannya.

Dahlan mengakui, kepemim­pi­nan Jhony banyak diapreasi pe­kerja Merpati, namun  hal itu ti­dak lantas membuat kondisi ke­uangannya membaik.

“Dirut yang lama (Jhony) orang­nya sangat baik, bahkan terlalu baik. Pemimpin itu terlalu baik ju­ga tidak baik. Seorang pemimpin yang baik tidak sama dengan seo­rang bapak yang baik,” tutur be­kas pemilik Jawa Pos Group ini.

Rudi menekankan, kondisi Merpati saat dipimpin Sardjono perusahaan dalam kondisi ‘sakit-sakitan’. Merpati terus mencetak rugi karena anak perusahaan Ga­ruda Indonesia itu tidak diurus dengan baik.

“Contohnya rute Jakarta-Ban­dung, ada tiga kali jadwal pener­bangan dalam se­minggu. Load factor (tingkat kete­risian kursi penumpang) dari 56 seat (kursi), cuma 4-6 saja yang terisi, bah­kan kadang-kadang ko­song. Pa­dahal, harga tiketnya cuma Rp 90 ribu,” ungkap Rudy.

Pada tahun 2011 lalu, Merpati mencetak ke­rugi­an Rp 750 mi­liar. Pada kuar­tal I-2012 ini saja, Mer­rpati kem­bali rugi Rp 250 miliar, dan di April 2012 saja ke­rugian Merpati ber­tambah Rp 106 miliar.

Batal Mogok

Sebelumnya sebanyak 68 pilot Merpati sepakat mogok terbang jika Dahlan Iskan meng­ganti Jhony. Aksi mogok itu ren­cana­nya akan berlangsung kema­rin. Me­nanggapi rencana terse­but, Jhony dalam rilisnya me­minta kepada para pilot agar mem­­­ba­talkan ren­cana mogok itu karena bisa ber­akibat fatal bagi perusa­haan mau­pun orang ba­nyak.

“Saya memohon dan saya me­ng­imbau, sebagai sesama pe­ner­bang maupun sebagai direktur utama di perusahaan ini, jangan melakukan tindakan-tindakan yang kontraproduktif,” pinta be­kas pilot maskapai Etihad ter­sebut.

Dari pantauan Rakyat Merdeka di Kantor Merpati di Kemayoran, Jakarta Timur, para karyawan be­kerja seperti biasa. Tidak ada de­mo atau mogok kerja seperti yang dikabarkan sebelumnya.

Pelantikan dirut baru kemarin dilakukan oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin, disaksikan Dirut Garuda Indo­nesia Emirsyah Satar sebagai pe­megang saham Merpati. Namun, Jhony tidak hadir dalam acara pelantikan tersebut.

Tunda Beli Pesawat China

Usai dilantik, Rudy langsung melakukan gebrakan dengan me­nunda semua pem­belian pesawat. “Pembelian pesa­wat kita tunda dulu karena seka­rang ini tingkat isi pesawat masih rendah, masih di bawah 80 per­sen,” katanya seraya menambah­kan bahwa pem­belian pesawat baru di­tunda sam­pai tingkat keterisian penumpang Merpati di atas 80 persen.

Rudy mengatakan, sebagai bos baru, ia ingin agar Mer­pati bisa menjadi perusahan yang lebih baik dan bisa melayani banyak rute di Indonesia. Sebagai lang­kah awal, dia akan mem­be­res­­kan pelayanan pemesanan ti­ket dan marketing. “Kalau tek­nik dan ope­rasi baik dan akan diting­katkan mempunyai license (li­sensi) dari Eropa,” imbuh Rudy.

Pada ajang Singapore Airshow di awal tahun ini, Merpati me­mesan 40 pesawat jet ARJ 21-700 buatan Commercial Aircraft Cor­poration of China (Comac). Pe­mesanan pesawat ini bagian dari  prog­ram transformasi Merpati di 2016-2018. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA