Pembangunan New Priok Port Kelar 2023

Selasa, 24 April 2012, 08:44 WIB
Pembangunan New Priok Port Kelar 2023
ilustrasi, PT Pelabuhan Indonesia (Pe­lindo) II

RMOL. PT Pelabuhan Indonesia (Pe­lindo) II  optimistis keseluruhan pem­bangunan New Priok Port akan rampung 2023 dan me­miliki total kapasitas hingga 13 juta TEUs. Keberadaan pelabuhan model baru tersebut juga di­pastikan mampu mendorong penguatjalur mata rantai logistik nasional dan menarik investor asing.

Direktur Utama Pelindo II RJ Li­no mengatakan, rencana pem­bangunan New Priok Port ini didasari mandat pemerintah melalui Perpers No 36 Tahun 2012 yang ditanda tangani 5 April 2012. Pembangunan pelabuhan baru ini akan melalui tiga tahap. Yakni, pembangunan satu ter­minal kontainer serta dua ter­mi­nal bahan bakar minyak dan gas.

“Pembangunan terminal kon­tainer tahap pertama yakni ter­minal kontainer ditargetkan mu­lai 2014,” papar Lino dalam kon­ferensi persnya di Jakarta, kemarin.

Untuk itu, pihaknya akan me­nanamkan investasi sebesar Rp 11,75 triliun dari total kese­lu­ruhan pembangunan New Priok Port yang diperkirakan mem­butuhkan dana Rp 22,66 triliun. Sisanya akan ditanggung inves­tor yang sampai saat ini belum ditetapkan.

Dana pembangunan pelabu­han baru ini juga akan ber­sum­ber dari jalur alternatif atau dana pinjaman nasional dan inter­nasional.

Lino menjelaskan, pelabuhan ini didesain dengan kedalaman draft hingga -20 mLWS dengan tahap pertama dilakukan penge­rukan sedalam -16 mLWS. Alur pe­layaran akan memakai dua arah dengan kelebaran 300 meter. Lebar ini  untuk mempercepat arus keda­tangan dan keberangkatan kapal.

“Pembangunan tahap perta­ma yakni terminal kontainer akan memakan lahan seluas 195 hek­tar dengan panjang 4.000 me­ter dan mampu menampung kon­tainer hingga 4,5 juta TE­Us,” jelas Lino.

Untuk lahan pembangunan terminal tersebut, menurut Lino, sudah ada. Daratan itu berasal dari hasil reklamasi. Dengan cara reklamasi, budget untuk pembangunan keselu­ruhan terminal bisa diminimalisir.

Awal Juni diharapkan sudah ada kontraktor yang menang sekaligus pemancangan tiang pertama. Pengelolaan pelabu­han ini nantinya akan meli­batkan sepuluh anak perusahaan yang akan dapat memastikan New Priok Port masuk dalam daftar negara dengan jasa pe­labuhan berskala internasional.

Lino berharap pembangunan pelabuhan ini dapat mening­katkan produktivitas pelabuhan hingga berada di level setaraf de­ngan pelabuhan internasional lain di dunia.

“New Priok Port di masa mendatang akan bisa mem­fa­silitasi kapal-kapal besar seu­kuran EEE Class. Dengan de­mikian, keberadaannya juga akan menekan ongkos transpor­tasi dan logistik para pelaku usaha, yang hingga akhirnya mam­pu menggerakkan per­dagangan serta perekonomian,” kata Lino.  [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA