“Eropa kan sedang krisis, karena itu kita akan memperbesar pangsa pasar di beberapa negara yang tidak mengalami dampak kriÂsis ekonomi,†ujar ketua Umum Asmindo Ambar Tjahyono di kantornya, Jakarta, kemarin.
Namun sebenarnya, sambung Ambar, langkah ini bukan benar-benar baru. Sebab sebelumnya Asmindo sudah ekspor ke negara di luar Eropa tersebut. “Hanya saja nilainya masih kecil dan akan ditingkatkan lagi,†ungkapnya.
Untuk memperlancar penamÂbahan pasar, dia menuturkan, ada beberapa program kerja sama dengan pemerintah negara asal
“Dari semua negara itu, Cina yang paling potensial karena jumÂlah masyarakat yang sangat baÂnyak. Selain itu mereka negara baru yang membutuhkan banyak baÂrang-barang seperti furniture. Arah market kami ke ekonomi neÂgaraÂnya yang sedang bagus, “ jelasnya.
Dalam pelaksanannya, AsÂminÂdo membentuk berbagai tim yang ditugaskan di negara tujuan itu.
“Kami bergerak secara serenÂtak, akan tetapi progres yang suÂdah muncul baru negara Cina. seÂlain itu Australia juga menunÂjuÂkan progres yang bagus. AusÂtralia tidak terpengaruh hanya saja paÂsarnya tidak terlalu besar. Cuman purchase power-nya tinggi,†tuÂkasnya. [Harian Rakyat Merdeka]
BERIKUTNYA >
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: