Sentra Produksi Rotan Akan Lebih Diarahkan ke Daerah Luar Jawa

Pemerintah Dorong Pembangunan

Sabtu, 14 April 2012, 08:11 WIB
Sentra Produksi Rotan Akan Lebih Diarahkan ke Daerah Luar Jawa
ilustrasi, rotan
RMOL.Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku sudah ber­koordinasi dengan Kemen­te­rian Perindustrian serta se­jum­lah kepala daerah untuk mem­bangun sentra produksi rotan di luar Pulau Jawa, se­perti Kali­mantan, Sulawesi dan Sumatra.

“Kami imbau supaya tidak Jawa sentris. Seperti selalu be­rada di Cirebon. Pembangunan sentra produksi di luar Jawa pro­gresnya sudah berjalan. Akan tetapi masih membutuh­kan waktu lagi,” ujar Gita di kantornya, kemarin.

Ia menambahkan, saat ini untuk membangun sentra pro­duksi rotan di luar Jawa masih perlu sosialisasi. Namun se­jauh ini para pengusaha luar Jawa menyambut positif gaga­san tersebut. Untuk itu, pihaknya ber­pesan kepada para pengu­saha agar lebih giat  mengolah industri rotan.

“Jangan sampai bahan baku melimpah tapi tidak digunakan secara maksimal,” cetus pemilik Ancora Group ini.

Ditanya masalah pendanaan, Bos Badan Koordinasi Pena­na­man Modal (BKPM) itu menjelaskan, sudah ada kerja sama dengan Bank Mandiri yang berkomitmen membantu industri rotan.

Namun kini yang diperma­salah­kan, dalam beberapa ta­hun terakhir bahan baku selalu menjadi kendala bagi para peng­rajin dan pengusaha. Untuk itu, Gita berjanji akan melakukan pengecekan apakah memang benar terjadi kelang­kaan bahan baku. “Untuk recovery industri ro­tan bisa makan waktu 1-2 ta­­hun, akan tetapi perkem­ba­ngan dalam tiga bulan ini (Januari-Maret) itu luar bia­sa,” tuturnya.

Dalam tiga bulan pertama 2012, ekspor barang jadi men­capai 58 juta dolar AS. Rata-rata  naik 36 persen di atas pe­riode sama tahun lalu dan su­dah  ada progres untuk naikan nilai ekspor melalui nilai tambah.

Sekretaris Jenderal Kemen­terian Perdagangan Anshari Bukhori menambahkan, eks­por barang jadi menjadi tren positif dan diharapkan pada 2012 ekspor akan naik 35 per­sen dibanding tahun sebe­lumnya.

“Kita memang sudah buat pu­sat inovasi, di Palu dan Kati­ngan serta Sulawesi Ba­rat dalam waktu dekat. Selain itu, kita juga sudah sediakan 30 ribu paket kursi rotan untuk sekolah dasar dan se­kolah me­nengah pertama dan bisa direa­lisasikan tahun ini,” tukasnya.

Anshari menjelaskan, kursi tersebut sudah didistribusikan ke tiga kelas di salah satu SD di Cibinong. “Desainnya cu­kup baik dan sudah disepakati oleh Kemendikbud. Rencana­nya akan dipakai di seluruh Indonesia,” tutupnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA