ICW juga mewarning KeÂtua PaÂnitia Seleksi (Pansel) Agus MarÂtowardojo untuk tidak mÂeÂmakÂsaÂkan kelompoknya masuk dan haÂrus berani mendepak calon yang diduga memiliki masalah hukum.
Koordinator Indonesian CorrupÂtion Watch (ICW) Danang WiÂdoyoko mengaku, tidak puas meÂlihat kinerja pansel dalam meÂnyeÂleksi sejumlah calon Dewan KÂoÂmisioner (DK-OJK). Ia meliÂhat, calon yang diloloskan kebaÂnyaÂkan usia tua yang mau meÂmasuki maÂsa pensiun.
“OJK itu butuh orang muda yang progresif, berkualitas dan berintegritas. Bukan orang yang sudah mau pensiun dipaksakan masuk untuk mencari duit. Ini biÂsÂÂa membahayakan kredibilitas peÂngawasan bank ke depan,†warÂning Danang.
Danang juga menyesalkan baÂnyaknya nama calon dan anggota pansel yang berlatar belakang dari Bank Mandiri. Diantaranya, Agus Martowardojo selaku KeÂtua Pansel, I Wayan Agus MeÂrÂtayasa, Ogi Prastomiyono dan RisÂwinandi. “Ini lembaga OJK, atau Otoritas Jasa Kawan-kawan Mandiri Cs ?,†sindir Danang.
Untuk itu, ICW menyarankan pansel dan anggota OJK yang loÂlos mestinya dievaluasi ulang agar keberadaan OJK benar-beÂnar bisa menjaga stabilitas keÂuangan nasional.
“Kewenangan OJK melebihi KPK, karena lembaga ini bisa mengajukan tuntutan sekaligus mengeksekusi. Sedangkan KPK cuma investigasi,†tegasnya.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri HarÂtati menyatakan, keraguannya terÂhadap DK OJK untuk menÂjawab permasalahan di sektor keÂuangan nasional. Pasalnya, baik pansel maupun calon DK yang lolos sebagian besar berasal dari dua lembaga yakni Bank IndoÂnesia (BI) dan Bapepam-LK yang dinilai penuh masalah keuangan.
“Walaupun belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah, 14 nama yang keluar lebih banyak dari kalangan birokrat. Hal ini mungkin dilihat dari komposisi pansel OJK didominasi dari birokrasi dan bukan dari pihak luar,†katanya.
Ditempat terpisah, Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis akan memeriksa keterkaitan dua calon Ketua OJK dalam kaÂsus Bank Century.
“Kami akan periksa semua caÂlon, termasuk dalam kasus Bank Century. Ya kita lihat saja nanti nama-nama yang akan diseÂrahÂkan presiden ke DPR,†kilah Harry.
Saat ini beredar nama yang diÂkabarkan masuk dalam 14 angÂgota calon DK OJK yang akan diÂusulkan presiden ke DPR. Yaitu, bekas Deputi Gubernur BI AchÂjar Iljas, Hekinus Manao (DiÂrekÂtur Eksekutif Bank Dunia), I Wayan Agus Mertayasa (Direktur Pelaksana Bank Mandiri), KuÂsumaningtuti Sandriharmy SoeÂtiono (bekas Kepala Kantor PerÂwaÂkilan BI di New York), Mulia P Nasution (bekas Sekjen KeÂmenÂÂkeu), dan Muliaman Hadad (DeÂÂputi Gubernur BI).
Selain itu ada Nelson TamÂpuÂbolon (Mantan Direktur DiÂrektorat Internasional BI), NurÂhaida (KeÂtua Bapepam-LK), Ogi PrasÂtoÂmiyono (Direktur ComÂplianÂce HuÂman Capital Bank ManÂdiri), PeÂter Benyamin Stok (Komisaris Utama BNI/bekas Dirut Bank Niaga), Rijani Tirtoso (Executive vice president coorÂdinator internal audit Bank ManÂdiri), Riswinandi (Wakil Direktur Bank Mandiri), Sahala Lumban Gaol (Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik KemenÂterian BUMN), dan Yunus Husein (bekas Ketua PPATK).
Sedangkan nama calon yang bakal memasuki masa pensiun adalah Staf Ahli Kementerian Keuangan Mulia Nasution dan Komisaris PT Bank Mandiri Tbk Achjar Ilyas. [Harian Rakyat Merdeka]
BERIKUTNYA >
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: