RMOL. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan segera mengubah nama PT Semen Gresik Tbk menjadi SeÂmen Garuda. Hal ini dilaÂkukan setelah perusahaan pelat merah itu resmi menjadi induk usaha alias holding company bagi seluruh BUMN semen.
Saat ini, seluruh BUMN seÂmen akan didorong untuk eksÂpansi guna mengembangkan bisnisnya lebih luas lagi. DahÂlan percaya, dengan terus melaÂkuÂkan investasi di segala biÂdang, pertumbuhan ekonomi akan terjaga.
“Ekspansi pabrik semen di Sumatera bukan hanya dilaÂkukan grup Semen Gresik. Tapi juga oleh BUMN lain, PT SeÂmen Baturaja di Sumatera SeÂlatan. PT Semen Baturaja tahun ini go public. Punya keÂmamÂpuan untuk ekspansi,†kata DahÂlan seperti dikutip dari situs Kementerian BUMN, kemarin
“Grup Semen Gresik meÂmang punya kemampuan luar biasa untuk melakukan eksÂpansi. Unit 4 Semen Tuban itu misalnya, sama sekali tidak menggunakan dana dari bank. Semua menggunakan dana senÂdiri. Unit 5 Semen Tonasa yang semula direncakan 70 persen dana perbankan, tidak jadi diÂpakai seluruhnya,†jelasnya.
Dahlan mengatakan, Semen Baturaja akan membangun pabrik yang kedua dengan kaÂpasitas 1,5 juta ton per tahun, dimulai tahun ini untuk memÂberikan dorongan perÂkemÂbaÂngan ekonomi SuÂmaÂtera. ApaÂÂÂÂlagi tahun depan baÂnyak seÂkali pembangkit listrik yang sudah jadi.
“Dua hambatan dasar terbeÂsar untuk pembangunan terataÂsi. Jalan tol pun dimulai dibaÂngun di Sumatera. Semua itu akan membuat pembangunan di SuÂmatera tidak akan bisa tertahan lagi,†jelasnya.
Dahlan mengatakan, grup Semen Gresik sudah bisa menÂÂjadi contoh BUMN yang berÂkelas dunia. Bukan saja segera menjadi yang terbesar di Asia TengÂgara tapi juga punya kesiÂaÂpan berkembang di segala bidang.
Bahkan, Semen Gresik sudah mampu membangun pabrik modern dengan cara swa kelola. Unit 4 Semen Tuban dan unit 5 Semen Tonasa yang termodern itu, misalnya, dibangun sendiri oleh orang-orang Grup Semen Gresik. Untuk mencapai tahap ini, BUMN seperti Pertamina atau PLN pun masih tertinggal jauh. [Harian Rakyat Merdeka]
BERIKUTNYA >
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.