Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Defisit APBD Jabar Capai Rp5,7 T, Muslim Arbi Pertanyakan Kinerja KDM

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 11:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, meminta Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias Kang Dedi Mulyadi (KDM) lebih fokus menangani kondisi fiskal daerah setelah APBD Jabar disebut mengalami defisit hingga Rp5,7 triliun.

Muslim menilai persoalan defisit tersebut seharusnya menjadi perhatian utama KDM sebagai kepala daerah. Menurutnya, gubernur semestinya lebih fokus mencari sumber pendapatan untuk memperkuat kas daerah daripada sibuk melakukan safari dan berbagai aktivitas yang dinilainya hanya menonjolkan citra.

"Sebagai Gubernur Jabar, KDM seharusnya mengejar dana untuk APBD, bukan sibuk safari sana-sini sambil tebar pesona," kata Muslim kepada RMOL, Senin, 14 September 2026.


Menurut Muslim, tugas utama gubernur tidak hanya tampil dalam berbagai kegiatan publik, tetapi juga memastikan kemampuan fiskal daerah memadai untuk membiayai pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Tugas pokoknya untuk isi kas APBD diabaikan sehingga defisit sampai mencapai 5,7 T," ujarnya.

Kondisi tersebut, kata Muslim, wajar jika kemudian memunculkan pertanyaan kritis dari masyarakat mengenai kinerja KDM dalam mengelola Jawa Barat.

"Publik kritis akan bertanya ngapain aja itu KDM? Moso cuma kejar pencitraan mirip Jokowi di masa lalu?" kata Muslim.

Muslim juga membandingkan gaya kepemimpinan KDM dengan sejumlah gubernur di daerah lain, seperti Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Menurutnya, kepala daerah di wilayah tersebut tidak terlihat terlalu mengedepankan pencitraan seperti yang dituduhkannya terhadap KDM.

"Dibandingkan gubernur lainnya. Seperti Jakarta, Jateng dan Jatim nggak 'genit' pencitraan mirip KDM ya," ujar Muslim.

Karena itu, Muslim meminta KDM menghentikan aktivitas yang dinilainya sekadar tebar pesona dan kembali memprioritaskan persoalan mendasar di Jawa Barat, terutama kondisi keuangan daerah.

"Jadi sebaiknya KDM stop tebar pesona. Urus tuh Jabar dengan benar biar nggak defisit," tegasnya.

Muslim menilai defisit APBD harus menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan daerah merupakan bagian penting dari tanggung jawab seorang gubernur.

"Defisit APBD menandakan KDM nggak bisa kerja. Cuma tebar pesona doang," pungkas Muslim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya