Berita

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Said Iqbal (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Masuk Istana, Said Iqbal Pilih Perjuangkan Buruh dari Dalam

SENIN, 08 JUNI 2026 | 18:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal resmi memasuki lingkar pemerintahan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Menurut Said Iqbal, keputusan menerima jabatan di lingkungan Istana bukan langkah yang diambil secara mendadak. 

Sebelum menerima amanah tersebut, ia mengaku telah berdiskusi dengan jajaran KSPI dan berbagai elemen buruh untuk menentukan arah perjuangan gerakan pekerja ke depan.


Said Iqbal ingin berjuang dari dalam, karena menurutnya aspirasi kalangan pemilik modal relatif lebih banyak tersalurkan dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah.

Kehadirannya sebagai penasihat khusus presiden, diharapkan dapat menjadi jembatan bagi suara kaum pekerja agar turut mendapat perhatian yang seimbang dalam setiap perumusan kebijakan strategis.

“Nah saya memberanikan diri berikhtiar, berijtihad, bahwa saya juga harus memberikan keseimbangan terhadap apa apa yang ingin diperjuangkan oleh kaum buruh," tegasnya. 

Meski kini menjadi bagian dari pemerintahan, Said Iqbal memastikan perjuangan kaum buruh tidak akan kehilangan daya kritisnya. 

Bahkan, saat ditanya mengenai agenda utama yang dititipkan kalangan pekerja kepadanya, Said Iqbal menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan menjadi prioritas yang akan terus diperjuangkan. 

“RUU Ketenagakerjaan. RUU Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya