Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Kesehatan

Wabah Ebola Meluas, WHO Ingatkan Tak Ada Pembatasan Perjalanan

SELASA, 19 MEI 2026 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun telah menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta seluruh negara tidak menutup perbatasan maupun memberlakukan pembatasan perjalanan dan perdagangan.

WHO menilai kebijakan penutupan perbatasan tidak memiliki dasar ilmiah dan justru berisiko memperparah penyebaran penyakit. Organisasi tersebut memperingatkan bahwa pembatasan perjalanan dapat mendorong perpindahan masyarakat melalui jalur ilegal yang sulit dipantau oleh otoritas kesehatan.

“Tidak ada negara yang boleh menutup perbatasannya atau memberlakukan pembatasan perjalanan dan perdagangan karena langkah tersebut tidak memiliki dasar ilmiah,” tegas WHO dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa, 19 Februari 2026.


Peringatan itu muncul setelah WHO resmi menetapkan wabah Ebola jenis Bundibugyo di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global. Hingga 16 Mei 2026, tercatat delapan kasus Ebola terkonfirmasi, 246 kasus suspek, dan 80 kematian suspek di Provinsi Ituri, Kongo. Uganda juga melaporkan dua kasus positif di Kampala yang berasal dari pelaku perjalanan dari Kongo, dengan satu pasien meninggal dunia.

WHO mengungkapkan wabah ini berpotensi lebih besar dari angka resmi yang sudah terlapor. Selain meningkatnya laporan kasus suspek, sedikitnya empat tenaga kesehatan dilaporkan meninggal dengan gejala yang mengarah pada demam berdarah Ebola, memicu kekhawatiran mengenai penularan di fasilitas kesehatan.

Situasi diperparah oleh kondisi keamanan yang tidak stabil, mobilitas penduduk yang tinggi, serta krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di kawasan timur Kongo. WHO bahkan menilai terdapat “risiko penyebaran lokal dan regional yang signifikan” apabila wabah tidak segera dikendalikan.

Kekhawatiran global juga meningkat karena hingga kini belum tersedia vaksin maupun terapi khusus yang disetujui untuk Ebola jenis Bundibugyo. Kondisi ini membuat penanganan wabah menjadi lebih sulit dibanding strain Ebola lainnya yang sudah memiliki pilihan vaksin dan pengobatan.

WHO meminta pemerintah Kongo dan Uganda memperkuat pelacakan kontak, kapasitas laboratorium, pengendalian infeksi di rumah sakit, serta edukasi masyarakat untuk menekan penyebaran wabah. Negara-negara tetangga juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan penyebaran lintas batas.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya