Berita

PM Kanada Mark Carney (Foto: X)

Dunia

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menegaskan tekad pemerintahannya untuk mengakhiri ketergantungan jangka panjang terhadap Amerika Serikat dalam sektor militer, khususnya dalam belanja dan pengadaan pertahanan. 

Dalam pidatonya di konvensi nasional Partai Liberal di Montreal, Sabtu waktu setempat, 11 April 2026, Carney menyampaikan perubahan arah kebijakan tersebut secara tegas. 

"Era di mana militer kita mengirimkan 70 sen dari setiap dolar ke Amerika Serikat telah berakhir,” yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.


Carney menekankan bahwa kebijakan tersebut tidak semata soal ekonomi, melainkan juga menyangkut kedaulatan nasional dan persatuan rakyat Kanada. 

Ia memastikan pemerintah akan memprioritaskan penggunaan bahan baku dan tenaga kerja domestik dalam berbagai proyek strategis. 

“Kita akan membangun Kanada yang kuat dengan baja Kanada, aluminium Kanada, kayu Kanada, dan pekerja Kanada.” ujarnya dalam cuplikan video yang beredar di media sosial.

Di tengah langkah tersebut, Carney juga menyinggung meningkatnya ketegangan dagang dengan Washington, termasuk kebijakan tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Menurutnya, tarif tersebut menjadi ancaman jangka pendek, namun tantangan yang lebih besar adalah menjaga kohesi nasional di tengah dinamika global.

Melalui kebijakan “Buy Canadian”, pemerintah Kanada berupaya memperkuat perekonomian domestik dan mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri. 

Carney menegaskan bahwa inisiatif tersebut diharapkan mampu memperkuat komunitas lokal sekaligus mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.

Ia juga mengungkapkan ambisi Kanada untuk melipatgandakan ekspor non-AS dalam satu dekade ke depan. 

Target tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas pasar sekaligus mengurangi dominasi Amerika Serikat dalam struktur perdagangan Kanada.

Seiring dengan itu, strategi industri pertahanan terbaru Kanada juga diarahkan untuk mendiversifikasi kemitraan internasional, termasuk mempererat kerja sama dengan Uni Eropa dan Inggris.

Pemerintah bahkan menargetkan hingga 70 persen kontrak pertahanan akan diberikan kepada perusahaan domestik, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas nasional di sektor strategis tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya