Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin beserta Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lahan berkasus di PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah pada Selasa, 7 April 2026 (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Dukung Penegakan Hukum Kawasan Hutan, Dampingi Kejagung Tinjau Lahan Bermasalah

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 13:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam menjaga dan menertibkan kawasan hutan di Indonesia, termasuk dalam proses penegakan hukum terhadap lahan bermasalah.

Komitmen tersebut disampaikan saat Agus Subiyanto mendampingi Sjafrie Sjamsoeddin bersama ST Burhanuddin dan Listyo Sigit Prabowo meninjau lahan berkasus milik PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Selasa 7 April 2026 lalu.

Kunjungan tersebut sekaligus menandai penyerahan penguasaan lahan dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) kepada Kejaksaan Agung. Langkah ini menjadi bagian penting dalam penanganan kasus yang sebelumnya bersifat administratif.


Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI, Agung Saptoadi, menyatakan bahwa TNI siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan proses berjalan dengan baik.

“TNI siap bersinergi dengan seluruh pihak guna memastikan proses penertiban berjalan aman, tertib, dan memberi kepastian hukum,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 9 April 2026. 

Menurut Agung, langkah ini menandai peningkatan status penanganan kasus, dari penertiban administratif menjadi penegakan hukum pidana.

Hal ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menata kembali pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam secara lebih transparan dan akuntabel.

“TNI siap mendukung upaya penataan dan pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik,” tegasnya.

Peninjauan lokasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya