Berita

Anggota Board of Peace (Foto: Getty Image)

Dunia

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gedung Putih dikabarkan tengah menyiapkan pertemuan perdana para pemimpin negara yang tergabung dalam inisiatif “Board of Peace” atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Mengutip laporan Axios pada Minggu, 8 Februari 2026, agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari 2026 dan difokuskan pada upaya penyelesaian konflik di Jalur Gaza.

"Rencana untuk pertemuan tersebut, yang juga akan menjadi konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza, masih dalam tahap awal dan masih dapat berubah," ungkap laporan tersebut.


Meski demikian, laporan Axios menyebutkan bahwa rencana pertemuan masih berada pada tahap awal dan berpotensi mengalami perubahan.

Pertemuan direncanakan berlangsung di Institut Perdamaian Amerika Serikat di Washington. 

Dalam laporan yang sama disebutkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan terlebih dahulu bertemu Trump di Gedung Putih pada 18 Februari, atau sehari sebelum forum Board of Peace digelar. 

Hingga kini, Gedung Putih maupun Departemen Luar Negeri AS belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana tersebut.

Inisiatif Board of Peace sendiri diluncurkan Trump pada akhir Januari lalu. Dewan itu dipimpin langsung oleh Trump dan diklaim bertujuan menyelesaikan berbagai konflik global. 

Namun, sejumlah pengamat menilai pembentukan forum tersebut berpotensi melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjaga stabilitas dunia.

Sejumlah negara menyambut undangan Washington untuk bergabung dalam dewan tersebut dengan sikap hati-hati. 

Beberapa sekutu AS di kawasan Timur Tengah telah menyatakan partisipasi, tetapi banyak sekutu tradisional AS di Barat masih memilih mengambil jarak dan belum memberikan komitmen resmi.

Pembentukan Dewan Perdamaian juga dikaitkan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada pertengahan November lalu.

Resolusi tersebut memberikan mandat bagi dewan dan negara-negara mitranya untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional di Gaza, wilayah yang sejak Oktober berada dalam kondisi gencatan senjata yang masih rapuh berdasarkan rencana perdamaian yang dimediasi Trump serta disetujui Israel dan Hamas.

Meski digadang sebagai solusi perdamaian, sejumlah pakar hak asasi manusia menilai struktur Board of Peace berpotensi menimbulkan kontroversi. 

Mereka menyoroti tidak adanya keterlibatan perwakilan Palestina dalam struktur dewan serta mengkritik peran pengawasan yang dinilai menyerupai model kolonial. 

Sementara itu, konflik di Gaza masih menimbulkan korban jiwa besar, dengan laporan lebih dari 71.000 warga Palestina tewas sejak akhir 2023, sementara Israel menyatakan operasi militernya sebagai bentuk pembelaan diri pascaserangan Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera ratusan lainnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya