Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

RABU, 15 APRIL 2026 | 21:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional yang membeli sebanyak 21.800 unit mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat.

Bahkan di media sosial, belakangan diramaikan dengan narasi agar Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana dicopot.

Seperti postingan akun @partaisocmed yang merupakan akun pendukung pemerintah garis keras yang geram dengan kebijakan pembelian sepeda motor listrik. 


"Setelah melalui pertimbangan yg matang dan melihat segala kegaduhan yg terjadi akibat pengadaan2 gak penting di BGN, maka demi keberlangsungan program unggulan presiden ini kami menyarankan agar Kepala BGN Dadan Hindayana untuk mundur atau diberhentikan saja. 
Cc: Pak @prabowo," cuit akun itu, Rabu 15 April 2026.

Menurut akun itu, apa yang terjadi pada pengadaan GBN tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan dan persetujuan Dadan Hindayana selaku kepala badan.

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyoroti terkait dengan pembelian sepeda listrik oleh BGN tersebut,

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, sorotan pada pengadaan itu karena satu area paling rawan dalam kasus korupsi adalah pengadaan barang dan jasa. 

"Tentu hal ini menjadi perhatian kami," kata Budi.

Budi menjelaskan bahwa rawannya tindak pidana korupsi dalam hal pengadaan barang dan jasa ini bermula dari perencanaannya hingga pelaksanaannya. 

"Sejak pelaksanaan hingga pada tingkat pembelian barang itu sudah sangat rawan," tuturnya.

Seperti diketahui, BGN telah melakukan pengadaan barang dan jasa motor listrik sebanyak 42.800 unit, yang setiap unitnya dibanderol harga Rp42 juta.

Pembelian ini, nantinya akan dipakai untuk keperluan aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Makna Filosofi Lampion Waisak 2026, Simbol Pencerahan, Harapan, dan Kedamaian

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58

Standarisasi Kemasan Rokok Dinilai Berpotensi Merugikan Pedagang Kaki Lima

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:43

Soal Opini Bahlil yang Sebut Kurban Wajib bagi Setiap Muslim, Ini Respons Komisi Fatwa MUI

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:27

Harga Minyak Dunia Anjlok ke 92 Dolar AS

Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:07

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:36

Penyidik Dalami Dokumen Ekspor Sawit, Kasus Under Invoicing Terus Bergulir

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:24

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:16

Bukan Sekadar Kurban, Begini Cara Galeri 24 Sampaikan Makna Berbagi di Hari Raya

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 di Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:03

Opini Bahlil di Kompas Disoal: Tidak Tepat Samakan Kurban dengan Zakat Fitrah

Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:47

Selengkapnya