Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube)

Politik

Setahun Prabowo-Gibran: Sektor Pangan, Energi dan SDM Menguat

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 13:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kemandirian nasional semakin nyata selama satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berjalan. Pondasi menuju Indonesia Emas 2045 ini menguat berkat program strategis di sektor pangan, energi, dan penguatan SDM.

Di sektor pangan, Indonesia kini punya stok beras lebih dari 4 juta ton, atau tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

"Kondisi ini menandai berakhirnya impor beras medium,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dikutip Rabu, 15 Oktober 2025.


Data BPS, produksi beras nasional tahun ini telah mencapai 33,1 juta ton dan diperkirakan menembus 34 juta ton hingga akhir tahun. Capaian pangan ini berkat kolaborasi lintas lembaga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Di sektor energi, swasembada energi juga terwujud selama satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Data Kementerian ESDM, lifting minyak Indonesia naik dari 580.000 barrel menjadi 605.000 barrel. Kenaikan juga terjadi pada transisi energi dari 11 persen dari total energi baru terbarukan menjadi 15,5 persen.

"Kebijakan mandatori biodiesel juga memberi dampak ekonomi besar. Pada tahun 2024 dan 2025, Indonesia berhasil menghemat devisa sebesar 17,19 miliar Dolar AS atau setara Rp271,78 triliun,” tambah Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung.

Penguatan SDM juga terus dilakukan pemerintah. Sejak Juli 2025, sebanyak 100 Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi.

"Saat ini sudah bertambah menjadi 165 titik. Perintah Pak Presiden, setiap pemda harus memiliki minimal satu Sekolah Rakyat," klaim Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya