Berita

Kunjungan mantan Presiden RI Joko Widodo, ke kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan. (Foto: Biro Setpres)

Politik

Jokowi Ingin Prabowo Pertahankan PSI dalam Koalisi Pemerintah

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kekuatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemungkinan menjadi salah satu bahasan mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat berjumpa Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai Jokowi melakukan negosiasi dengan Presiden Prabowo untuk tetap mempertahankan PSI dalam koalisi pemerintahan, sebagai mitra strategis.

Efriza menduga, PSI yang baru saja menyelesaikan kongres di tahun 2025 ini, menjadi bahan negosiasi karena telah berhasil menarik kader partai lain bergabung, dan menjadi satu kekuatan politik yanh patut dipertimbangkan Prabowo.


"Bahkan memungkinkan ia berbicara tentang kondisi PSI yang sedang 'membedol' kader-kader elite partai Nasdem," ujar Efriza kepada RMOL, Selasa 7 Oktober 2025.

Dengan menunjukkan posisi PSI yang menjadi tempat bernaung elite politik dari partai lain, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) itu meyakini Jokowi menyampaikan potensi perubahan dinamika politik.

Sehingga, Efriza memperkirakan Jokowi sedang memperkuat posisi dan pengaruh dirinya di pemerintahan Presiden Prabowo, dengan menonjolkan PSI dalam kancah politik nasional.

"Tentu hal ini akan dapat berpengaruh terhadap konstelasi politik," demikian Efriza.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya