Berita

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding (kemeja putih) main domino bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (batik coklat), mantan tersangka pembalakan liar Azis Wellang (kaos putih) dan Andi Rukmana Nurdin. (Foto: Tempo)

Politik

Tidak Etis Menteri Main Domino Bareng Terduga Pembalakan Liar Hutan

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Kabinet seharusnya mawas diri dan menghindari masalah yang bisa merusak citra dan kepercayaan publik pada pemerintah. 

Demikian disampaikan Pakar Hukum Pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar merespons foto Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding tengah main domino bersama tersangka kasus pembalakan liar hutan Azis Wellang.  

Menurut Fickar, sangat tidak etis dan tidak patut seorang menteri tampak bersahabat dengan terduga pelaku kejahatan pembalakan liar hutan. 


“Ya, yang jadi soal itu dengan pihak yang seharusnya diawasi dan disiplinkan,” kata Fickar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin 8 September 2025. 

Fickar mengaku tak habis pikir jika seorang menteri kabinet yang notabene pembantu Presiden justru melakukan tindakan yang niretika. 

“Menteri apa itu? Tidak punya malu,” tegasnya. 

Atas dasar itu, Fickar menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto harus segera menindak tegas para menteri Kabinet Merah Putih yang bermasalah. Tindakan tegas itu berupa pencopotan terhadap menteri-menteri yang bersangkutan. 

“Ini harus menjadi perhatian Presiden Prabowo. Tidak pantas dan tidak etis, harus diberhentikan dan diganti,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya