Berita

Cover buku Jokowi's White Paper. (Foto: dokumentasi pribadi)

Politik

Usai Soft Launching di UGM

Buku Jokowi’s White Paper Akan Diluncurkan di Jakarta

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 09:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Acara soft launching buku Jokowi’s White Paper yang digelar di kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin, 18 Agustus 2025, sempat mengalami hambatan.

Roy Suryo menceritakan, sehari sebelumnya atau Minggu, 17 Agustus 2025, dr. Tifa telah melakukan pemesanan Ruang Nusantara University Club (UC) UGM untuk acara tersebut dan telah membayar uang muka Rp1 juta. 

Namun pada Minggu malam, pihak UC disebut didatangi Unit Pengamanan UGM (UP4), Pamdal, dan Polsek Bulaksumur. Keesokan harinya, pihak UC UGM mengabarkan pembatalan pemesanan dan menawarkan pengembalian uang muka.


Panitia sempat berencana memindahkan acara ke Kafe Musea di Jalan Cik Ditiro, namun karena sebagian besar tamu sudah hadir di UC, acara akhirnya tetap digelar di coffee shop UC UGM.

Sekitar pukul 14.00 WIB, acara yang semula berupa makan siang kemudian diubah menjadi soft launching. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada, panitia menyebut tiba-tiba lampu dan pendingin ruangan dimatikan oleh pihak UC, meski aliran listrik di area lain tetap menyala.

Kendati demikian, acara tetap berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto, Said Didu, Refly Harun, Agus FDI, dan Taufik, bersama para akademisi UGM serta audiens lain. Media mainstream dan jurnalis independen juga meliput jalannya kegiatan tersebut.

Panitia menegaskan acara grand launching buku Jokowi’s White Paper akan dilaksanakan pada 27 Agustus 2025 di Jakarta.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya