Berita

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani Nasution/Ist

Politik

Jangan Dipaksa, Kepesertaan Tapera Sukarela Saja

KAMIS, 30 MEI 2024 | 10:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan Ta­­bungan Perumahan Rakyat (Tapera) menurut anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Nasution, jelas memberatkan pekerja yang saat ini juga memiliki tanggungan lain, seperti BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

"Pekerja sudah terbebani dengan potongan 3 persen gaji untuk dua program itu. Jika ditambah dengan Tapera, potongan gaji mereka jadi 6 persen," kata Irma, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (30/5).

Legislator Partai Nasdem itu juga mengatakan, jika niat pemerintah agar rakyat tidak kesulitan  memiliki rumah, kebijakan jadi kontraproduktif bagi yang sudah memiliki rumah. Begitu juga yang belum memiliki rumah, karena mereka baru bisa memilikinya saat pensiun.


"Untuk yang belum memiliki rumah, mereka juga terbebani biaya sewa rumah selama belum pensiun. Dapat dibayangkan, berapa sisa take home pay yang mereka terima untuk kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Sebab itu dia menyarankan agar kepesertaan Tapera tidak dipaksakan. Kepesertaannya cukup bagi yang belum memiliki rumah dan sukarela menjadi peserta.

Hal itu penting, agar tidak membebani biaya hidup pekerja yang saat ini sudah kesulitan menghadapi tekanan akibat kenaikan bahan-bahan pokok.

"Jika pemerintah memang ingin membantu, sebaiknya perumahan bagi peserta Tapera sudah disiapkan di awal, sehingga yang belum memiliki rumah tidak terbebani dengan biaya sewa rumah selama menjadi peserta Tapera," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya