Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

PKS Kritik Penambahan Pos Kementerian: Koordinasi akan Berantakan

SELASA, 14 MEI 2024 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menambah pos kementerian di periode mendatang dari 34 menjadi 40, dikritik Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera.

Menurut Anggota Komisi II DPR RI itu, penambahan pos kementerian bertentangan dengan semangat reformasi birokrasi yang minim struktur namun kaya dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi).

"Dengan semakin banyak struktur, biasanya koordinasinya jadi berantakan," kata Mardani  seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Selasa (14/5).


Mardani pun menolak rencana Prabowo Subianto tersebut dan menyarankan agar wacana penambahan pos kementerian dapat dikaji ulang.

Penambahan kementerian, lanjut Mardani, bukannya menyelesaikan masalah tapi bisa menimbulkan persoalan baru. Misalnya peraturan perundang-undangan yang tidak harmonis.

"Jangan sampai jadi terikat dengan birokrasi, lalu menciptakan berbagai regulasi yang saling bertentangan (tumpang tindih) dan kecenderungan penyalahgunaan kewenangan," tutup Mardani.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya