Berita

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan (Foto: X)

Dunia

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

MINGGU, 09 AGUSTUS 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menegaskan, pakta pertahanan trilateral yang diteken Turki, Arab Saudi, dan Pakistan di Mekkah tidak ditujukan untuk menghadapi Iran maupun negara tertentu lainnya.

Dalam wawancara dengan Anadolu Agency, Fidan mengatakan ketiga negara tidak menetapkan negara tertentu sebagai musuh bersama, kecuali jika negara tersebut melakukan tindakan bermusuhan.

"Kami tidak memiliki dokumen tertulis apa pun, tidak ada yang kami tandatangani, yang mendefinisikan ancaman bersama. Negara mana pun yang tidak menyerang kami bukanlah target bagi kami," tegasnya, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.


Fidan menjelaskan klausul pertahanan bersama dalam pakta tersebut secara teknis memiliki kesamaan dengan Pasal 5 NATO, yang mengatur bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota. 

Mekanisme bantuan akan bergantung pada skala ancaman, mulai dari berbagi intelijen dan dukungan logistik hingga pengerahan pasukan militer.

"Ini adalah masalah berlapis-lapis yang bervariasi tergantung pada skala ancaman. Ini adalah perspektif yang telah kami kemukakan sejauh ini dalam pekerjaan kami," kata dia.

Fidan menambahkan, sejumlah negara lain yang tidak disebutkan namanya telah menyatakan minat untuk bergabung. 

Ketiga negara juga akan membentuk sekretariat yang berkedudukan di Arab Saudi serta menggelar pertemuan rutin antara menteri luar negeri, menteri pertahanan, dan para kepala militer.

Penegasan itu disampaikan Fidan setelah Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menandatangani "Pakta Pertahanan Mekkah" di kota suci Mekkah, Jumat, 7 Agustus 2026.

Dalam kesepakatan itu, serangan terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Pakta Pertahanan Mekkah mempererat kerja sama pertahanan dan memperkuat daya tangkal ketiga negara di tengah meningkatnya ketidakpastian serta ancaman keamanan di kawasan akibat perang di Iran.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya