Berita

Ilustrasi Foto: Pertemuan Prabowo Subianto dengan Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia H.E. Mr. Mohammad Boroujerdi di Kantor Kemhan beberapa waktu lalu/Net

Dunia

Iran Inginkan Kerja Sama Militer dengan Indonesia Makin Erat

SELASA, 30 APRIL 2024 | 15:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peringatan Hari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran yang jatuh pada tanggal 18 April menjadi ajang unjuk kekuatan.

Atase Pertahanan Iran di Indonesia, Kolonel Mohammad Reza Movahhed menyatakan dengan kekuatan mumpuni itu, negaranya terus menjaga komitmen dalam perjuangan rakyat Palestina menghadapi penjajahan Israel.

“Doktrin pertahanan tidak didasarkan pada perang, tetapi strategi pertahanan aktif, dan kami tidak akan membiarkan negara mana pun mengincar kami dan kami akan menghadapi semua musuh,” kata Movahhed dalam keterangannya, Selasa (30/4).


Lanjut dia, perkembangan militer, terutama yang berkaitan dengan peralatan strategis, menjadi prioritas rencana Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.

“Meski demikian, semua pihak yang berniat jahat juga harus mengetahui bahwa menurut perintah Pemimpin dan Panglima Tertinggi (Imam Khamenei), produksi, penyimpanan dan penggunaan senjata pemusnah massal tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan Republik Islam Iran,” jelas dia.

“Kami sangat percaya pada persaudaraan, persahabatan dan hubungan yang adil serta kerja sama dengan negara-negara di dunia, terutama dengan negara-negara tetangga dan Muslim,” tambahnya.

Selain hubungan resmi dan pemerintahan yang ada, hubungan sosial dan keinginan rakyat Republik Islam Iran dan Republik Indonesia satu sama lain selama bertahun-tahun sangat erat.

Jelas Movahhed,  ada peristiwaseperti penandatanganan Letter of Intent (LOI) pertahanan antara Iran dan Indonesia 2022, kehadiran delegasi tinggi pertahanan Republik Islam Iran pada Indo Defence Expo 2022, Latihan Bersama Komodo 2023, berlabuhnya Armada Perdamaian dan Persahabatan Angkatan Laut ke-86 Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di pelabuhan Jakarta pada November 2022.

“Kemudian pertemuan dengan Presiden terpilih dan Menteri Pertahanan RI (Yang Mulia Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto) pada Maret 2024, dan alokasi dua kuota (kuota kedua ditambahkan baru-baru ini) dari program doktoral Universitas Pertahanan Nasional Iran untuk mahasiswa militer Indonesia dan itu semua merupakan bukti lain dari tekad kuat angkatan bersenjata negara kita untuk meningkatkan hubungan timbal balik dalam berbagai bidang dengan negara sahabat dan saudara Indonesia,” ungkapnya.

Masih kata Movahhed, tentu saja para pejabat militer kedua negara meyakini bahwa seiring dengan membaiknya hubungan politik dan ekonomi antara Iran dan Indonesia, kerja sama pertahanan-militer juga harus lebih dikembangkan.

“Tentara Republik Islam Iran telah menyatakan keinginannya untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor bahkan transfer teknologi industri pertahanan dengan Republik Indonesia, berdasarkan prinsip kepentingan bersama,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya