Berita

Pengecekan kamar warga binaan Lapas Rantauprapat/Ist

Hukum

Viral Warga Binaan Lapas Rantauprapat Main Judi dan Pakai Narkoba, Kalapas: Itu Video Lama

RABU, 13 MARET 2024 | 19:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Video viral yang merekam warga binaan Lapas Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara, bebas bermain judi dan menggunakan narkoba di media sosial merupakan video lama.

Begitu dikatakan Kepala Lapas (Kalapas) Rantauprapat Herliadi. Dia membenarkan bahwa video yang beredar tersebut memang terjadi di Lapas Rantauprapat, namun video tersebut adalah video lama dan saat ini sudah dilakukan pembenahan.

"Saat ini situasi Lapas Rantauprapat dalam keadaan aman dan terkendali," ujar Herliadi dalam keterangan tertulis, Rabu (13/3).


Dikatakan Herliadi, saat kejadian dalam video itu terjadi, dia langsung bergerak cepat melakukan razia dan tes urine kepada tiga orang berinisial PS, EAM, dan AAH yang ada di Wisma Diponegoro kamar D8.

Hasil pemeriksaan tes urine terhadap ke-3 Warga Binaan tersebut, yang dilakukan di Klinik Pratama Lapas Rantauprapat seluruhnya hasilnya negatif.

"Dalam razia dan tes urine hanya menyita gunting kuku, gunting rusak, power bank, dan handphone nokia senter. Namun kami tidak menemukan narkotika di kamar tersebut," katanya.

Dia menegaskan bahwa razia dan tes urine tersebut dilakukan sebagai deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, pencegahan peredaran handphone, narkoba, dan benda terlarang lainnya, serta memastikan keadaan di dalam kamar hunian tetap aman dan kondusif.

"Kami memastikan, jika ada Warga Binaan bahkan pegawai kami yang terindikasi menggunakan narkotika akan segera kami serahkan pada aparat penegak hukum," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya