Berita

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto/Net

Dunia

Menlu Hongaria: Perang Hamas-Israel Mengalihkan Perhatian Dunia dari Konflik Rusia-Ukraina

RABU, 11 OKTOBER 2023 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perhatian dunia internasional yang awalnya fokus pada konflik Rusia dan Ukraina kini terpecah dan beralih ke perang Hamas dan Israel.

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto mengungkapkan pendapatnya lewat sebuah unggahan di Facebook, sebelum bertemu dengan para menteri dari negara-negara Teluk.

“Setelah sekian lama, topik utama konsultasi internasional bukanlah perang di Ukraina,” tulis Szijjarto, seperti dikutip dari RT, Rabu (11/10).


“Serangan teroris terhadap Israel, seperti sambaran petir dari langit, telah mengguncang politik internasional," ungkapnya.

Szijjarto dan menteri luar negeri Uni Eropa lainnya bertemu pada Selasa dengan rekan-rekan mereka dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, yang bersama-sama membentuk Dewan Kerjasama Teluk.

KTT yang digelar di Oman didominasi oleh perang yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas.

Szijjarto dalam postingan terpisah di Facebook juga memperingatkan bahwa peristiwa buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dapat membahayakan hasil upaya perdamaian antara Israel dan negara-negara Arab.

“Hal terpenting saat ini adalah mencegah eskalasi konflik,” tulisnya.

“Negara-negara Arab di kawasan Teluk mempunyai peran penting dalam hal ini, itulah sebabnya pertemuan para menteri luar negeri negara-negara UE-Teluk memiliki arti yang sangat penting," lanjut diplomat Hongaria tersebut.

Pemerintah Hongaria juga mengambil sikap serupa terhadap konflik di Ukraina, dimana Szijjarto dan Perdana Menteri Viktor Orban berulang kali menyerukan gencatan senjata dan perundingan damai, sambil menentang bantuan militer Uni Eropa lebih lanjut kepada Kyiv dan menolak mengizinkan senjata Barat masuk ke Ukraina dari wilayah Hongaria.

Hongaria juga menuduh para pemimpin UE meningkatkan pertempuran di Ukraina sehingga merugikan perekonomian negaranya sendiri dan berisiko memicu perang global.

“Setiap kali terjadi perang di luar Eropa, UE memandang rendah moral mereka dan menyerukan perdamaian, negosiasi, dan segera mengakhiri kekerasan. Namun ketika perang terjadi di Eropa, UE memicu konflik dan memasok senjata,” kata Szijjarto kepada surat kabar Hungaria Magyar Nemzet pekan lalu.

Hamas melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel pada Sabtu akhir pekan lalu, menembakkan roket ke kota-kota Israel dan menyerbu pemukiman Yahudi di dekat perbatasan Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapinya dengan menyatakan keadaan perang dan melancarkan serangan udara ke Gaza yang berpenduduk padat.

Hingga Selasa (10/10), lebih dari 1.000 warga Israel dan hampir 800 warga Palestina telah terbunuh, menurut angka dari masing-masing pihak.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya