Berita

Eko Darmanto/RMOL

Hukum

Bekas Pejabat Bea Cukai Jogja Bakal Ditetapkan Tersangka

RABU, 16 AGUSTUS 2023 | 17:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kedeputian Penindakan KPK segera menggelar ekspose atau gelar perkara untuk menetapkan mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto, sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengatakan, tim penyelidik sudah meminta keterangan kepada beberapa orang terkait penyelidikan Eko Darmanto.

"Jadi, sudah diselidiki, dari laporan masyarakat dan ada keterangan dari saksi yang dipanggil," jelas Alex kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu sore (16/8).


Dia meyakini, Kedeputian Penindakan KPK tidak akan berlama-lama menaikkan ke tahap penyidikan dan menetapkan Eko Darmanto sebagai tersangka, jika bukti-bukti sudah cukup.

"Tergantung Pak Asep (Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu). Saya pikir sih kalau alat bukti sudah cukup, mereka juga gak akan lama-lama (ekspose dengan pimpinan)" pungkas Alex.

Seperti diberitakan, Eko Darmanto diperiksa terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) karena sempat viral karena flexing atau bergaya hidup mewah di media sosial.

Dia diselidiki karena KPK melihat ada kejanggalan atas transaksi atau harta kekayaan milik Eko Darmanto.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya