Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri saat HUT ke-50 PDIP/Ist

Politik

Singgung Kader Tidak Disiplin, Megawati: Ibu Mesti Apa?

SELASA, 10 JANUARI 2023 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh kader PDIP diminta untuk terus turun ke bawah bersama rakyat Indonesia dan mengikuti aturan partai. Di PDI Perjuangan tiga pilar partai (eksekutif, legislatif, struktural partai) harus proaktif membangun bounding dengan rakyat.

Atas dasar itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa apabila ada kader PDIP enggan mengindahkan hal tersebut maka layak dipecat dan mundur dari partai banteng moncong putih.

“Struktur yang sudah kita dengan nama Tiga Pilar. Kalau ini saja sudah beres, sudah bagus, tetapi orang-orangnya masih tidak berdisiplin, satu. Dua, tidak punya harga diri. Jadi ibu mesti apa dong? Satu suara, ibu mesti apa?” kata Megawati dalam pidatonya di HUT PDIP ke-50 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1).


“Pecat,” sahut ribuan kader PDIP.

Menurut Megawati, ia terpaksa harus meneken surat pemecatan terhadap kader PDIP tersebut. Dia mengungkapkan, semua ini diawasi oleh Situation Room yang diketuai oleh Prananda Prabowo.

“Sekali lagi, tidak menjalankan instruksi partai, untuk apa ibu kasih kertas dengan tanda tangan ketua umum, paling ngelihat. Ibu paling enggak tahu, no, ibu tahu loh, absensi mesti jalan, coba bayangkan apa yang ibu instruksikan harus dijalankan,” demikian Megawati.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya