Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno/RMOL

Politik

Adi Prayitno: Pertemuan Puan dan Paloh Semacam Penegasan Ulang Potensi Koalisi

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh merupakan upaya mengkomunikasikan potensi kedua parpol untuk membuat satu poos koalisi untuk Pemilu 2024.

Begitu analisis Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/8).

"Tentu ini bagian komunikasi politik apakah di 2024 Nasdem bisa jalan bareng lagi dengan PDIP atau milih berbeda," ujar Adi.


"Ini semacam penegasan ulang apakah kedua partai bisa kerja sama atau tidak," sambungnya.

Menurut Adi, gesture politik yang ditunjukkan Paloh dan Puan dalam pertemuan di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (22/8), merupakan komunikasi awal menuju koalisi.

Sebab, dia melihat ada potensi Nasdem tidak sepakat dengan PDIP dalam hal sosok calon presiden (Capres) yang akan diusung di Pilpres 2024.

"Jika pun Nasdem ingin pisah jalan itu persoalan lain. Keseriusan pisah jalan dari PDIP tentu saat Nasdem secara resmi umumkan Anies sebagai Capres mereka," tuturnya.

Maka dari itu, pengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini meyakini, Puan yang menyambangi Paloh semacam mengkonfirmasi apakah Nasdem bisa diajak koalisi atau benar ingin pisah jalan.

"Pastinya banyak hal yang dibicarakan. Salah satunya tentu PDIP terusik karena kadernya dimasukkan sebagai nominator Capres Nasdem," ucapnya.

"Sementara PDIP belum umumkan Capres yang bakal diusung. Jelas PDIP merasa dilangkahi," demikian Adi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya