Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani bersama Surya Paloh usai kunjungan ke Nasdem Tower/RMOL

Politik

Puan Maharani: Pertemuan PDIP-Nasdem Semata-mata untuk Membangun Indonesia Raya

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani beserta rombongan menyambangi markas Nasdem, di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/8). Pertemuan ini membahas berbagai persoalan bangsa.

Puan mengatakan bahwa dalam pertemuan ini, Nasdem menyambut PDIP dengan suasana hangat dan kekeluargaan, dan dijamu makan siang di lantai 22 Tower Nasdem.

Ketua DPR RI ini menambahkan bahwa pertemuan tersebut bukan hanya sekadar pertemuan antar partai politik tapi juga seorang keponakan yang bertemu pamannya.


“Saya disuguhi makanan yang enak sekali artinya ini bukan cuman pertemuan antar Parpol politik antara PDI Perjuangan dengan Partai Nasdem tapi seorang senior, seorang orang tua seorang om yang menjamu ponakannya,” ucap Puan di lobi Tower Nasdem.

Ketua DPR RI Puan Maharani menuturkan bahwa Partai Nasdem merupakan partai pertama yang disambangi PDI Perjuangan. Ia berharap, pertemuan kali ini bukan menjadi pertemuan terakhir.

Putri almarhum Taufiq Kiemas ini berharap Nasdem dan PDIP intensif bertemu untuk membicarakan bagaimana membangun bangsa dan negara secara bersama.

"Bagaimana menjalin komunikasi dan sinergi dalam menuju Pemilu 2024 sehingga persatuan dan kesatuan tetap dapat berjalan sebagai republik Indonesia,” katanya.

Mantan Menko PMK ini berharap, pertemuan ke depan terjadi kesepakatan dan kesepahaman antara Partai Nasdem dan PDIP. Khususnya terkait bagaimana membangun Indonesia yang lebih baik.

Puan menambahkan, pihaknya akan menjajaki kerjasama politik dengan Nasdem untuk menjalankan cita-cita Bung Karno ke depan. Tujuan dari kerjasama itu semata-mata untuk membangun Indonesia.

“Artinya kapan akan kita bertanding, kapan bersanding namun semata-mata untuk kesejahteraan dan untuk negara kesatuan republik Indonesia,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya