Berita

Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran/Net

Politik

Andi Yusran: Bagusnya Pidato Puan di Sidang Tahunan Tidak Bisa Dikonversi Layak Capres

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 19:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bagusnya substansi pidato Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sidang tahuan MPR, DPR dan DPD Selasa kemarin (16/8) tidak lantas bisa dikonversi ia layak dianggap sebagai calon presiden.

Demikian pendapat pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (17/8).

Andi mengakui isi pidato Puan visioner karena bagus dalam melihat apa yang perlu dilakukan bangsa Indonesia kedepan.


Meski demikian, terkait kelayakan Capres, Direktur Eksekutif Lanskap Politik Indonesia (LPI) ini mengatakan, ada banyak variabel yang harus dimiliki seorang Capres.

"Variabel yang perlu dimiliki oleh seorang Presiden seperti kepasitas intelektual , kecerdasan emosional, sikap kenegarawanan yang mampu berdiri di atas semua golongan, agama dan strata," demikian kata Andi.

Selain itu, Andi mengatakan integritas dan kemampuan dalam mengambil kebijakan seorang pemimpin politik juga penting dimiliki.

Soal putri Megawati itu layak sebagai Capres atau tidak, Andi berpendapat perlu dilakukan kajian lebih mendalam untuk menguji Puan sesuai dengan variabel yang harus dimiliki sebagai pemimpin nasional.

"Puan saya kira masih perlu diuji untuk semua indikator tersebut," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya