Berita

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik/Net

Hukum

Komnas HAM Desak Percakapan Grup WA Ajudan Ferdy Sambo Dibuka ke Publik

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 03:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Untuk mengungkap kasus kematian Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), pihak Komnas HAM mendesak polisi membuka ke publik isi chat grup wahstapp ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menjelaskan, dalam mengungkap perkara ini, perlu diungkap isi perbincangan para ajudan. Bagi Taufan, hal itu penting karena di dalam grup itu juga terdapat Brigadir J.

Taufan mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan isi percakapan whatsapp grup ajudan Ferdy Sambo. Pihak kepolisian, kata Taufan masih berusaha mengumpulkan seluruh bukti yang terkait dengan kematian Brigadir J.


"Belum dapat (chat grup ajudan Ferdy Sambo), makanya saya ngotot sekarang barang bukti harus dikumpulkan semua," jelas Taufan kepada wartawan, Senin (8/8).

Bukan hanya percakapan grup whatsapp, Taufan juga mendesak pihak kepolisian membuka secara gamblang rekaman CCTV yang sebelumnya dikabarkan rusak.

Taudfan bahkan mengatakan akan melapor ke Menko Polhukam Mahfud MD jika nantinya rekeman cctv itu tidak kunjung diberikan.

Ia ngotot perlu dibuka karena jika mengacu informasi dari orang per orang, perkara tersebut tidak akan tuntas.

"Bahkan saya bilang, saya akan lapor Istana, pengertiannya itu bukan langsung ke Presiden begitu, kan ada Pak Menko," tambahnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya