Berita

Ketua DPR RI dan juga Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani Harus Maju Pilpres jika Pendukung Soekarno Tidak Ingin Kehilangan PDIP

SENIN, 08 AGUSTUS 2022 | 05:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Untuk menjaga pemilihnya, PDI Perjuangan dipandang harus mengusung Puan Maharani sebagai kandidat presiden di perhelatan tahun 2024 mendatang. Argumentasi utamanya, majunya Puan adalah momentum regenerasi kepemimpinan di internal PDI Perjuangan.

Pandangan ini disampaikan Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) A. Khoirul Umam  kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (7/8).

Menurut Umam, selain karena pengalaman Puan sudah paripurna di pemerintahan eksekutif dan legislatif, Pilpres 2024 akan menjadi momentum penentu regenerasi kepemimpinan di internal PDIP, pasca Megawati Soekarnoputri ke depan.


Analisa Umam, jika Puan tidak mengambil peran sentral dalam momentum kontestasi kekuasaan nasional di Pilpres 2024 mendatang, maka besar kemungkinan akan ada nama lain yang berpotensi mengkonsolidasikan dukungan popularitasnya untuk menggeser dominasi Puan di internal PDIP ke depan.

"Karena itu, Pilpres 2024 adalah momentum pembuktian taji politik Puan. Cucu Proklamator Soekarno itu harus mengasah kejataman insting dan kekuatan otot-otot politiknya, dengan terjun langsung ke kontestasi Pilpres 2024 mendatang," demikian analisa Umam.

Dosen Ilmu Politik dan International Studies, Universitas Paramadina ini mengingatkan, jangan sampai Puan diasosiasikan sebagai “macan di atas kertas”. Sebab, kekuatan politik Megawati yang kokoh saat ini adalah hasil penempaan kekuasaan yang luar biasa.

Merujuk sejarah, jelas Umam, Megawati lahir sebagai tokoh yang ditekan oleh pemerintahan Orde Baru, termasuk mengalami jatuh bangun dengan kemenangan dan rangkaian kekalahan di Pilpres pasca reformasi.

"Artinya, kekuatan itu perlu dilatih dan ditempa. Pilpres 2024 adalah momentum yang tepat bagi Puan, setelah 5 tahun menjabat sebagai Menko-PMK dan Ketua DPR RI," demikian pendapat Umam.

Soal peluang kemenangan, Umam melihat baik kalah atau menang dalam kontestasi Pilpres tetap akan berdampak positif bagi PDIP.

Secara politik, jika Puan menang di Pilpres 2024, tentu akan jadi harapan bagi PDIP.

Meski demikian, andai Puan kalah, ia tetap bisa mempertahankan basis pemilih loyal dan dukungan suara PDIP.

"Dengan efek ekor jas yang dihasilkan oleh kekuatan mesin politik partai dan jaringan relawan yang massif selama Pilpres 2024 berlangsung nantinya," pungkas Umam.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya