Berita

Diskusi Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Modus Pembobolan Bank BUMN"/RMOL

Politik

FSP BUMN Bersatu akan Laporkan Dugaan Korupsi Kredit Macet PT Titan Infra Energy ke KPK dan Kejagung

KAMIS, 23 JUNI 2022 | 22:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu akan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi akibat kredit macet PT Titan Infra Energy kepada Bank Mandiri ke Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikan Ketua FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono setelah Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan praperadilan PT Titan atas proses penyidikan di Bareskrim Polri atas laporan dari Bank Mandiri terkait dugaan adanya penggelapan uang.

"Kan PT-nya (PT Titan Infra Energy) mau kita laporin ke Kejaksaan Agung, kan sudah dilaporkan sama beberapa LSM. Kita hanya menambahkan bukti-bukti saja," ujar Arief dalam acara Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk "Modus Pembobolan Bank BUMN" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL, Kamis sore (23/6).


Arief memastikan, pihaknya akan menyerahkan bukti-bukti yang dimiliki oleh FSP BUMN Bersatu kepada Kejagung maupun ke KPK. Apalagi, KPK saat ini fokus terhadap upaya pemberantasan korupsi di sektor pertambangan.

"Ya pasti kita akan laporkan juga secara resmi kepada Kejaksaan Agung dan KPK. Karena kan KPK kalau gak salah, tahun-tahun ini punya program tentang adanya pemberantasan tindak pidana korupsi di sektor tambang. Nah ini di sektor tambang," pungkas Arief.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya