Berita

Potongan gambar saat jemaah Masjid Kampus UGM meneriaki "Anies Presiden"/Net

Politik

Teriakan “Anies Presiden” Nyaring Bergema di UGM

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 07:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat sambutan meriah saat berkunjung ke kampusnya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada Kamis malam (7/4).

Berdasarkan video yang beredar, jemaah masjid tampak membludak hingga ke luar Masjid Kampus UGM. Bahkan hingga ke taman di sekitar masjid.

Anies mengangkat tema “Menjadi Manusia Bernilai Menyongsong Indonesia Memimpin Dunia 2045” sebagai materi ceramah.


Selain jemaah yang membludak, hal lain yang turut menyita perhatian adalah banyaknya masa yang meminta bersalaman dengan Anies usai ceramah selesai. Bahkan jemaah juga kompak dan nyaring meneriaki kata “Anies presiden”.

"Presiden, presiden, presiden, Anies presiden," teriak para jemaah, seperti dilihat dari unggahan Twitter pakar telematika Roy Suryo, Jumat (8/4).

“Dengarkan yel-yel yang ada. Apa ini bukti bahwa yang bersangkutan adalah lulusan asli kampus rakyat tersebut?” tanya Roy Suryo yang membandingkan keramaian ini dengan kunjungan Jokowi di Jambi yang lebih sepi.

Sementara itu, pegiat media sosial Geisz Chalifah menilai bahwa ramainya pengunjung di Masjid UGM itu terjadi lantaran apa yang disampaikan Anies memang benar-benar dari hati.

“Anies bercermah di Masjid Kampus UGM, ribuan massa mendekat ingin bersalaman atau berfoto bersama. Apa yg disampaikan dari hati akan diterima oleh hati,” ujarnya.

Menanggapi teriakan “presiden” Anies Baswedan memastikan dirinya masih fokus mengurus Jakarta. Dia baru akan memikirkan langkah selanjutnya usai menuntaskan jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Saya akan tuntaskan Jakarta. Hari ini masih fokus Jakarta, jadi teruskan dulu sampai Jakarta setelah selesai baru kita pikirkan berikutnya apa," ujarnya usai mengisi ceramah.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya