Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah/Repro

Dunia

Kemlu: Penundaan G20 Akan Menimbulkan Tantangan Tersendiri

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 15:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah kontroversi partisipasi Rusia dalam G20, muncul opsi penundaan pertemuan oleh Indonesia sebagai tuan rumah.

Namun jurubicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah menilai penundaan pelaksanaan G20 akan menimbulkan tantangan lain bagi Indonesia.

"Keketuaan G20 akan bergantian. Dengan demikian, opsi penundaan atau tidak melaksanakan amanat yang diberikan kepada Indonesia akan menimbulkan tantangan tersendiri," kata Faizasyah dalam press briefing Kemlu secara virtual pada Kamis (7/4).


Setelah Indonesia, India akan mengemban presidensi G20 untuk tahun 2023. Sehingga Faizasyah menyebut, akan terjadi kompleksitas jika menunda G20 ke tahun depan.

Meski begitu, ia menggarisbawahi, pelaksanaan G20 akan sangat dinamis mengingat situasi yang terus berkembang saat ini.

Tetapi ia mengatakan, Kemlu berharap terjadi dinamika positif agar G20 dapat tetap dilaksanakan sesuai jadwal di bawah presidensi Indonesia.

"(Ini) tantangan yang belum pernah dihadapi G20 sebelumnya. Kita lihat saja ke depannya bagaimana, karena menuju November masih ada beberapa bulan," tambahnya.

Usul penundaan pelaksanaan G20 muncul di tengah kontroversi partisipasi Rusia, di mana sejumlah negara dan pihak di dalam negeri menolak kehadiran Presiden Vladimir Putin. Penolakan muncul lantaran Rusia, sejak 24 Februari lalu meluncurkan invasi ke Ukraina.

Usul penundaan juga digaungkan oleh Wakil Ketua Komisi Kajian MPR Martin Hutabarat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya