Berita

Gerbang tol di Peru dibakar pengunjuk rasa/Reuters

Dunia

Harga BBM Hingga Pupuk Meroket Gegara Konflik Rusia-Ukraina, Peru Dilanda Gelombang Unjuk Rasa

SELASA, 05 APRIL 2022 | 12:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Melambungnya harga bahan bakar dan pupuk yang disebabkan invasi Rusia ke Ukraina telah memicu gelombang protes di banyak negara, termasuk Peru.

Warga Peru melakukan aksi unjuk rasa di dekat kota selatan Ica, dengan membakar gerbang tol dan bentrok dengan polisi pada Senin (4/4).

"Aksi protes tidak hanya terjadi di sana, tapi di seluruh Peru hari ini," kata seorang pengunjuk rasa, seperti dikutip Reuters.


Protes sendiri telah terjadi sejak pekan lalu, ketika petani dan pengemudi truk memblokir beberapa jalan raya utama ke ibukota Lima.

Protes berubah menjadi bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi, menyebabkan lima orang meninggal dunia.

Untuk menanggapi keresahan rakyat, pemerintah melepaskan sebagian besar pajak bahan bakar demi menurunkan harga dengan cepat pada akhir pekan.

Selain itu, pemerintah menaikkan upah minimum sekitar 10 persen menjadi 1.205 sol per bulan.

Peru juga telah mengeluarkan deklarasi darurat untuk sektor pertaniannya karena kenaikan harga pupuk yang dipicu oleh sanksi Barat terhadap Rusia, pengekspor utama kalium, amonia, urea, dan nutrisi tanah lainnya.

Seperti banyak negara, Peru sudah berjuang melawan inflasi yang tinggi sebelum perang. Pada Maret, inflasi mencapai level tertinggi dalam 26 tahun, sebagian besar didorong oleh kenaikan harga bahan bakar dan makanan.

Menteri Keuangan Peru, Oscar Graham menyebut, konflik Rusia dan Ukraina merupakan ancaman besar bagi perekonomian negaranya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya