Berita

Profesor di National University of Singapore, Kishore Mahbubani dalam diskusi virtual yang digelar Golkar Institute, Rabu (16/3)/Repro

Dunia

Sebagai Presiden G20, Indonesia Harus Ingatkan Para Pemimpin Dunia Ada Tantangan Besar Selain Perang

RABU, 16 MARET 2022 | 11:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banyak pihak menaruh harapan kepada Indonesia untuk mengembalikan fokus dunia pada tantangan-tantangan nyata di depan mata, dibandingkan harus berperang.

Profesor di National University of Singapore, Kishore Mahbubani berpendapat, Indonesia dapat menggunakan Presidensi G20 untuk menyadarkan dan membuka mata para pemimpin dunia.

"Saya pikir, selama pertemuan G20, para pemimpin dunia, para pemimpin Amerika Serikat dan Rusia, harus diingatkan bahwa kita masih harus menghadapi Covid-19," ujarnya dalam diskusi virtual yang digelar Golkar Institute, Rabu (16/3).


Meski banyak negara sudah mencabut berbagai pembatasan sosial, Kishore mengatakan, studi kasus di China menunjukkan Covid-19 dapat bangkit. Bahkan Beijing dengan kebijakan "Zero Covid" sekali pun harus berjuang habis-habisan.

Pada saat yang sama, ia juga menekankan, dunia harus menangani krisis perubahan iklim, dan berbagai tantangan besar lainnya.

Dengan banyaknya tantangan yang perlu dihadapi, Kishore berharap, para pemimpin dunia dapat mengambil tindakan secepatnya untuk menghentikan perang, khususnya di Ukraina, dan mencari jalan kompromi melalui dialog.

"Saya berharap, presidensi Indonesia di G20 dapat mengingatkan para pemimpin dunia, dan menghentikan perang di Ukraina," demikian Kishore.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya