Berita

Situasi distrik Yavoriv di kota Lviv setelah serangan Rusia/Ist

Dunia

OHCHR: Serangan Rusia ke Ukraina Sudah Tewaskan 636 Warga Sipil

SELASA, 15 MARET 2022 | 15:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 1.761 warga sipil di Ukraina menjadi korban serangan Rusia, dengan 636 orang meninggal dunia dan 1.125 lainnya terluka.

Data tersebut berdasarkan perhitungan kantor komisioner hak asasi manusia, OHCHR, dari invasi dimulai pada 24 Februari hingga Minggu tengah malam (13/3).

Dari 636 orang yang meninggal dunia, sebanyak 91 di antaranya perempuan dan 30 anak-anak. Sedangkan dari 1.125 orang yang terluka, sebanyak 71 di antaranya perempuan dan 43 lainnya anak-anak.


Jumlah korban yang jatuh di Ukraina sebagian besar berada di Donetsk dan Luhansk, yaitu 720 orang. Sementara 1.041 orang lainnya tersebar di berbagai kota, seperti Kyiv, Chernihiv, Kharkiv, Kherson, Odesa, Sumy, hingga Mykolaiv.

"Sebagian besar korban jatuh akibat ledakan senjata dengan dampak yang luas, termasuk artileri berat hingga roket dan rudal," jelas OHCHR dalam keterangannya yang didapat Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/3).

Namun OHCHR menggarisbawahi, data tersebut belum termasuk korban dari beberapa kota yang masih menjadi zona pertempuran aktif seperti Izyum, Mariupol, dan Volnovakha.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya