Berita

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin dalam program RMOL World View di Kopi Timur, kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Rabu, 9 Maret 2022/Repro

Dunia

Invasi Rusia ke Ukraina Bukan Soal NATO atau AS, tapi Tentang Nasib Dunia yang Dipertaruhkan

JUMAT, 11 MARET 2022 | 15:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Krisis keamanan yang dialami oleh Ukraina saat ini, dengan invasi yang dilancarkan oleh Rusia, merupakan masalah yang dihadapi dunia sepenuhnya.

"Perang ini bukan tentang NATO, Amerika Serikat, atau Uni Eropa. Perang ini sebenarnya tentang dunia," kata Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin.

Berbicara dalam program RMOL World View pada Rabu (9/3), Dubes Hamianin menyebut, jika Ukraina dikalahkan dalam perang, maka nasib dunia akan menjadi taruhannya.


"Sekarang, nasib Ukraina sedang dipertaruhkan. Tapi faktanya, jika kami dikalahkan, nasib Eropa, bahkan nasib dunia yang akan dipertaruhkan," ujar dia.

Membahas respons NATO terhadap serangan yang dilancarkan Rusia, ia mengakui, sebagai aliansi, Pakta Pertahanan Atlantik Utara itu memiliki kekhawatiran terhadap risiko jika ikut campur dalam konflik.

Meski respons NATO tidak sesuai dengan yang diharapkan, namun Ukraina mengapresiasi bantuan militer dan dukungan lainnya yang dikirim oleh negara-negara anggota NATO dalam kapasitas sebagai negara.

"Jadi saya tidak akan menyebut 'kami kecewa dengan NATO'... Mungkin keputusan NATO untuk tidak menutup wilayah udara, tidak melakukan ini atau itu, berkaitan dengan risiko yang mereka antisipasi," jelasnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri telah memberikan ultimatum secara terbuka, bahwa mereka yang memberikan dukungan kepada Ukraina akan menghadapi konsekuensi yang tidak pernah terbayangkan.

Dalam hal ini, banyak pihak khawatir jika Rusia akan menggunakan langkah seriusnya tersebut melalui senjata nuklir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya