Berita

Pengungsi dari Ukraina/Net

Dunia

Satu Juta Orang Sudah Kabur dari Ukraina, UNHCR Peringatkan Krisis Pengungsi Terbesar Abad Ini

KAMIS, 03 MARET 2022 | 14:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sepekan setelah Rusia meluncurkan serangan militer, setidaknya satu juta orang telah meninggalkan Ukraina. Mayoritas mencari tempat aman di negara-negara tetangga.

Berdasarkan perhitungan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), lebih dari 2 persen dari total 44 juta populasi Ukraina sudah melintasi perbatasan.

Meski begitu, arus keluar masih jauh dari selesai. Diperkirakan akan ada 4 juta orang yang meninggalkan Ukraina, bahkan lebih. Hal itu memicu peringatan dan bisa menjadi krisis pengungsi terbesar pada abad ini.


"Data kami menunjukkan (pengungsi) sudah melewati angka 1 juta pada tengah malam di Eropa tengah," kata jurubicara UNHCR, Joung-ah Ghedini-Williams pada Rabu (2/3).

Di Twitter, Komisaris Tinggi PBB Filippo Grandi mendesak kekerasan segera dihentikan sehingga bantuan kemanusiaan dapat diberikan ke Ukraina.

Dari laporan Al Jazeera, suara tembakan artileri, ledakan mortir, dan tembakan terus bergema di seluruh.

Berdasarkan perhitungan UNHCR, lebih dari 82 ribu orang pergi pada hari pertama invasi Rusia pada 24 Februari. Kemudian setiap hari setelahnya setidaknya 117 ribu pengungsi baru muncul, mencapai puncaknya hampir 200 ribu pada Selasa (1/3).

Menurut data PBB, lebih dari setengah dari mereka yang melarikan diri dari Ukraina pergi ke Polandia dan lebih dari 116.000 ke Hongaria di selatan. Moldova telah mengambil lebih dari 79.000, dan 71.200 telah pergi ke Slovakia.

Sebagai perbandingan, selama perang saudara Suriah pada 2011, sebanyak hampir 5,7 juta orang yang melarikan diri. Ratusan ribu orang kemudian meyusul pada 2013. Dua tahun setelahnya, pada 2015, ratusan ribu pengungsi Suriah dan pengungsi lainnya yang sebagian besar berada di Turki melarikan diri ke Eropa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya