Berita

Miliarder Rusia memindahkan yacht mewah ke Maladewa/Net

Dunia

Gegara Sanksi Barat, Miliarder Rusia Berbondong-bondong Pindahkan Superyacht Mewah ke Maladewa

KAMIS, 03 MARET 2022 | 11:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sanksi yang diberlakukan Barat sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina membuat miliarder-miliarder negeri beruang merah kelabakan.

Setidaknya lima superyacht milik miliarder Rusia telah berlabuh atau berlayar di Maladewa pada Rabu (2/3), seperti dikutip Reuters.

Menurut basis data perkapalan MarineTraffic, salah satu kapal milik pengusaha aluminium Rusia, Oleg Deripaksa, dilaporkan sudah berlabuh di ibukota Male.


Sementara, Titan, yang dimiliki oleh Alexander Abramov, salah satu pendiri produsen baja Evraz, sudah tiba pada 28 Februari.

Tiga kapal pesiar milik miliarder Rusia terlihat berlayar di perairan Maladewa pada Rabu. Mereka termasuk Nirvana setinggi 88 meter yang dimiliki oleh orang terkaya Rusia, Vladimir Potanin. Sebagian besar kapal terakhir terlihat berlabuh di pelabuhan Timur Tengah awal tahun ini.

Maladewa dipilih lantaran negara kepulauan di Samudra Hindia itu tidak memiliki perjanjian ekstradiri dengan Amerika Serikat (AS). Pasalnya Washington mengatakan akan mengambil tindakan tegas untuk menyita properti orang-orang Rusia yang terkena sanksi.

“Kami akan meluncurkan gugus tugas Transatlantik multilateral untuk mengidentifikasi, memburu, dan membekukan aset perusahaan dan oligarki Rusia yang terkena sanksi," kata Gedung Putih.

Pada Rabu malam, Jerman sudah menyita mega yacht milik miliarder Rusia, Alisher Usmanov di galangan kapal Hamburg.

Usmanov masuk dalam daftar miliarder yang menghadapi sanksi dari Uni Eropa yang diumumkan pada Senin (28/2). Berdasarkan tiga sumber, kapal pesiar bernama Dilbar setinggi 512 kaki itu memiliki nilai 600 juta dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya