Berita

Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie/Net

Dunia

Keberadaan ISIS Makin Mengkhawatirkan, Afghanistan Masih Jadi Ancaman

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keberadaan kelompok teroris ISIS di Afghanistan masih menjadi sumber kegelisahan bagi Amerika Serikat (AS) dan dunia.

Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan Washington masih akan menyelesaikan apa yang terjadi sejak Taliban berkuasa.

"ISIS mengkhawatirkan bagi kami. Kami tahu bahwa Taliban bukan teman ISIS dan pada kenyataannya selama beberapa tahun terakhir, mereka kadang-kadang melakukan operasi melawan ISIS," ujarnya pada Kamis (17/2), seperti dikutip TOLO News.


McKenzie menilai, masih ada risiko ISIS memiliki keinginan untuk melakukan serangan eksternal terhadap AS, Eropa, atau negara-negara lainnya.

"Jadi, saya prihatin dengan apa yang terjadi di Afghanistan," ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) Stanislav Zas, yang memperingatkan bahwa kembalinya Al Qaeda dan ISIS tidak hanya menjadi ancaman bagi Afghanistan tetapi juga bagi seluruh wilayah.

"Kami memberikan perhatian khusus dalam pekerjaan kami ke perbatasan selatan kami. Afghanistan tetap menjadi sumber bahaya jangka panjang yang berkelanjutan, mengingat bencana sosial-ekonomi dan kemanusiaan yang sedang berlangsung yang berasal dari negara itu, serta ancaman teroris dan risiko perdagangan narkoba. Itu semua meningkat," jelasnya.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Taliban menegaskan pihaknya siap untuk memerangi teroris.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya