Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Bertemu di Kamboja, Ini yang Dibahas Para Menlu ASEAN

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 16:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu untuk pertama kalinya pada tahun ini di bawah keketuaan Kamboja. Pertemuan Retreat para Menlu ASEAN dilakukan di Phnom Penh, Kamboja pada Kamis (17/2).

Berbicara dalam konferensi pers virtual dari Phnom Penh, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menuturkan ada lima agenda yang dibahas dalam pertemuan, yaitu tindak lanjut KTT ASEAN ke-38 dan ke-39, hubungan dengan negara lain, prioritas keketuaan ASEAN, isu kawasan dan global, serta isu lainnya.

"Pertemuan retreat ini sebenarnya dijadwalkan bulan Januari, namun karena beberapa pertimbangan dan situasi, maka pertemuan diundur menjadi Februari," ujarnya.


Retno mengatakan, terdapat beberapa hal yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi ketika membuka bertemuan.

Lim berusaha mendorong semua negara ASEAN untuk mengimplementasikan berbagai kesepakatan terkait penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

"Covid-19 ASEAN Response Fund saat ini sudah mencapai 30 juta dolar AS dari 22 negara. Penyaluran vaksin untuk negara ASEAN diperkirakan dapat disampaikan paling lambat pada kuartal ke-2 tahun 2022," terang Retno.

Di samping itu, operasionalisasi ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework dan pemberlakuan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) pada 1 Januari 2022 diharapkan bisa membantu pemulihan ekonomi di kawasan.

Sekjen juga menyoroti berbagai inisiatif negara-negara anggota untuk menanggapi keadaan darurat kemanusiaan akibat bencana alam di kawasan.

Terkait bantuan kemanusiaan di Myanmar, Sekjen menyebut, total nilai pasokan peralatan medis penanganan Covid-19 yang telah disalurkan ke negara itu sudah mencapai 7,6 juta dolar AS dalam 3 kali tahap. Bantuan juga sudah didistribusikan ke 17 negara bagian dan wilayah di Myanmar.

"Selain itu, khusus mengenai Rakhine, Sekjen ASEAN melaporkan bahwa proyek untuk meningkatkan kesiapan kapasitas lokal Myanmar untuk mendukung proses repatriasi telah selesai," pungkas Retno.

Pertemuan para menlu ASEAN kali ini tidak menghadirkan perwakilan politik Myanmar sesuai keputusan bersama yang telah diambil lantaran kurangnya perkembangan implementasi lima poin konsensus oleh junta.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya