Berita

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador/Net

Dunia

Kena Skandal KKN, Presiden Meksiko Minta Sang Putra Beberkan Sumber Pendapatannya

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 07:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mendesak salah satu anaknya, Jose Ramon Lopez Beltran, untuk menjelaskan sumber pendapatannya. Desakan itu diberikan di tengah skandal bahwa Beltran dan istrinya menyewa rumah di Texas dengan koneksi yang dimiliki sang ayah.

Skandal itu diungkap oleh laporan kelompok nirlaba Mexican Against Corruption and Impunity, dan outlet berita Latinus yang ditulis oleh Carlos Loret de Mola pada bulan lalu.

Dikatakan, Beltran telah menyewa rumah dari seorang eksekutif perusahaan yang berbisnis dengan Patroleos Mexicanos (Pemex), perusahaan minyak negara, dari 2019 hingga 2020.


Laporan menyebut rumah itu dimiliki oleh mantan eksekutif di perusahaan penyedia layanan minyak Amerika Serikat, Baker Hughes Co. Perusahaan itu juga diketahui memiliki hubungan bisnis lama dengan Pemex.

Eksekutif mengatakan dia tidak tahu kepada siapa dia menyewakan rumahnya. Sementara Kepala Eksekutif Pemex, Octavio Romero mengatakan tidak ada yang tidak wajar terjadi dengan perusahaan AS.

Romero juga menekankan, tahun-tahun bisnis terpenting Baker Hughes dengan Pemex terjadi di bawah pemerintahan Meksiko sebelumnya.

Dalam konferensi pers pada Jumat (11/2), Lopex Obrador menegaskan tidak ada konflik kepentingan dalam masalah tersebut. Ia juga menekankan, anak-anaknya tidak memiliki hubungan dengan bisnis pemerintah.

Lebih lanjut, ia berharap putranya Beltran akan menjelaskan bagaimana ia memperoleh pendapatannya.

Sejauh ini Lopez Beltran belum berkomentar secara terbuka tentang laporan tersebut. Tapi telah me-retweet pernyataan di Twitter yang mengatakan dia tidak menyewa rumah menggunakan dana publik.

Selama konferensi pers, Obrador juga menyerang Carlos Loret de Mola, jurnalis yang membuat laporan terkait skandal sang putra.

Presiden mengatakan pendapatan Loret pada tahun 2021 lebih banyak. Ia bahkan mengungkap angka gaji seorang jurnalis pada kesempatan tersebut.

"Apakah Anda pikir ini karena dia seorang jurnalis yang terbang tinggi, sangat cerdas, seorang penulis yang baik? Tidak! Itu karena pekerjaan kapaknya," kata Obrador.

Lebih lanjut, ia membandingkan dengan keputusannya untuk memangkas gajinya sendiri sebagai presiden ketika dia menjabat pada akhir 2018.

Di Twitter, Loret dengan cepat merespons dengan mengatakan data yang diungkap Obrador salah besar.

"Apa-apaan! Menggunakan data kementerian keuangan untuk mengejar seorang jurnalis. Dan datanya juga salah. Dia bilang saya menghasilkan jutaan pada tahun 2021 diTelevisa, di mana saya berhenti bekerja pada 2019," cuitnya.

Pengungkapan Lopez Obrador tentang gaji Loret terjadi sehari setelah polisi mengkonfirmasi pembunuhan seorang jurnalis di Meksiko, yang terbaru dalam serangkaian serangan mematikan tahun ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya