Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Ambisi Emmanuel Macron, Bangun 14 Reaktor Nuklir Baru pada 2050

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 09:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Emmanuel Macron mengumumkan ambisi barunya untuk membangkitkan industri nuklir Prancis. Macron berencana membangun 14 reaktor nuklir baru pada tahun 2050, untuk mengakhiri ketergantungan Prancis pada bahan bakar fosil.

Hal itu disampaikan Macron dalam pidatonya di Kota Belfort pada Kamis (10/2). Ia juga diperkirakan akan mengumumkan lagi ambisinya selama kampanye pemilu pada bulan ini.

"Yang dibutuhkan negara kita adalah kelahiran kembali industri nuklir Prancis," ujar Macron, seperti dikutip The Guardian.


Dengan komitmen mencapai nol emisi karbon pada 2050, masalah tentang energi dan lingkungan menjadi sangat berkembang di publik Prancis.

Sejak 1970-an, energi atom dan tenaga nuklir berkontribusi untuk 70 persen listrik, menjadi andalan di Prancis lantaran berbiaya lebih murah.

Menurut Macron, lebih banyak pembangkit listrik tenaga nuklir akan membantu kedaulatan Prancis atas listrik. Namun para pemerhati lingkungan telah mengangkat masalah keamanan atas limbah radioaktif yang tetap mematikan selama puluhan ribu tahun.

Di samping itu, Macron juga mengumumkan percepatan pengembangan pembangkit listrik tenaga angin dan surya. Dia mengatakan Prancis tidak punya pilihan selain mengandalkan energi terbarukan dan nuklir, Prancis juga harus mengonsumsi lebih sedikit energi dalam beberapa dekade mendatang.

Di sisi lain, kandidat presiden dari Partai Hijau, Yannick Jadot, menekankan Prancis harus mengakhiri ketergantungan pada nuklir untuk melindungi iklim dan keselamatan rakyat Prancis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya