Berita

Protes siswa India menolak larangan sekolah pakai jilbab/Net

Dunia

Ratusan Siswa India Blokir Jalan, Protes Larangan Sekolah Pakai Jilbab

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 10:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan siswa di India melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir jalan-jalan di Kota Kolkata untuk memprotes larangan penggunaan jilbab di sekolah negara bagian Karnataka.

Protes terjadi setelah aktivis perempuan Malala Yousafzai ikut bersuara perihal larangan penggunaan jilbab di akun Twitternya.

Malala yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian mengatakan para pemimpin India harus melakukan sesuatu untuk menghentikan marginalisasi perempuan Muslim.


"Menolak memberikan izin kepada anak perempuan ke sekolah karena memakai jilbab sangat mengerikan," cuit Malala.

Menurut laporan media lokal pada pekan lalu, sejumlah sekolah di Karnataka melarang siswa-siswa Muslim yang memakai jilbab untuk masuk karena perintah Kementerian Pendidikan.

Sementara itu pelajar Hindu melakukan protes tandingan, berbondong-bondong ke sekolah dalam beberapa hari terakhir untuk mendukung larangan tersebut.

Mereka memaksa pemerintah negara bagian Karnataka untuk menutup sekolah dan perguruan tinggi selama tiga hari untuk meredakan ketegangan antara kedua komunitas.

Pada Rabu (9/2), para mahasiswa yang memprotes di Kolkata sebagian besar adalah perempuan yang mengenakan jilbab. Para siswa mengatakan mereka berencana untuk berkumpul kembali pada Kamis (10/2).

“Kami akan terus berunjuk rasa sampai pemerintah berhenti menghina mahasiswa. Kami ingin hak-hak dasar kami kembali. Anda tidak dapat mengambil hak kami," salah satu pengunjuk rasa, Tasmeen Sultana.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya