Berita

Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio/Net

Dunia

Demi Menenangkan Rusia, NATO Harus Tunda Aksesi Ukraina dan Georgia sebagai Anggota

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 12:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tampaknya harus menahan diri lebih lama untuk membiarkan Ukraina dan Georgia masuk sebagai anggota, mengingat ketegangan yang saat ini terjadi dengan Rusia.

Berbicara di hadapan Komite Luar Negeri dan Pertahanan Parlemen pada Selasa (8/2), Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio mengatakan, Ukraina harus menunggu lebih lama untuk bergabung menjadi anggota NATO.

"NATO tidak bisa menyerah pada kebijakan pintu terbuka dan komitmen yang dibuat pada KTT Bucharest 2008 untuk Ukraina dan Georgia untuk bergabung dengan aliansi di masa depan, tetapi kita tahu bahwa ini adalah garis merah untuk Moskow," ujarnya, seperti dikutip Anadolu Agency.


"Di sisi lain, Kiev belum menyelesaikan reformasi yang harus diterapkan untuk mencapai keanggotaan NATO," tambahnya.

Di Maio menekankan, Italia tidak mengakui pencaplokan Krimea dan mendukung integritas teritorial Ukraina. Tetapi kemungkinan serangan Rusia ke Ukraina menjadi tugas besar bagi Uni Eropa, khususnya dalam hal energi.

"Moskow tetap sangat diperlukan untuk memastikan aliran pasokan (energi) di seluruh Eropa," ucapnya.

Moskow dan Kiev terlibat konflik sejak permusuhan di wilayah Donbas timur pecah pada 2014, setelah Rusia mencaplok Semenanjung Krimea.

Baru-baru ini, Rusia telah mengumpulkan ribuan tentara di dekat perbatasan Ukraina, memicu kekhawatiran bahwa mereka mungkin merencanakan serangan militer lain terhadap Ukraina.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya