Berita

Proses di balik layar pembuatan kanal YouTube "Yusron Senpai"/Ist

Nusantara

"Yusron Senpai", Yusron Ihza Mahendra Lahirkan Kanal YouTube Bertemakan Jepang

JUMAT, 04 FEBRUARI 2022 | 20:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang tampaknya tidak bisa terlepas dari nama Yusron Ihza Mahendra. Jepang adalah rumah kedua, tempat Yusron menimba ilmu dan meniti karir.

Kedekatannya dengan Jepang membuat Yusron tergerak untuk membuat terobosan baru. Mantan Duta Besar RI untuk Jepang ini berinisiatif membuat kanal YouTube bertemakan negeri sakura.

Edukatif dan menghibur, menjadi dua kunci Wakil Ketua Komisi I DPR RI periode 2004-2009 ini membuat kanal "Yusron Senpai". Tujuannya adalah memperkenalkan, sekaligus mendekatkan Jepang dan Indonesia.


"Di tengah kanal-kanal YouTube lainnya yang bertemakan Jepang, kanal ini intinya adalah bagaimana bisa membuat konten yang mencerdaskan, edukatif, tapi sekaligus juga menghibur," kata Yusron kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (4/2).

Yusron, yang merupakan alumnus Universitas Tsukuba, menuturkan, Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang akan digunakan di setiap kontennya. Itu lantaran target dari konten-konten yang akan dihasilkan oleh "Yusron Senpai" adalah publik Indonesia dan Jepang.

Adapun berbagai konten juga menghadirkan narasumber, baik orang Indonesia dan Jepang, dengan subtitle.

Kanal YouTube "Yusron Senpai" sendiri akan dirilis secara virtual pada Minggu (6/2) pukul 10.00 WIB. Perilisan ini tepat dilakukan pada hari ulang tahun Yusron ke-64.

Saat ini, di kanal tersebut sudah ada dua video yang memperkenalkan "Yusron Senpai", serta video lainnya seputar diplomasi bebas visa ke Jepang dan makna lagu "Sakuro Yo".

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya