Berita

Penularan virus corona varian Omicron mengundang kekhawatiran bagi banyak negara/Net

Dunia

Khawatir Omicron, China Perintahkan Disinfeksi Surat Dari Luar Negeri

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 22:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Layanan pos China telah memerintahkan pekerja untuk mendisinfeksi pengiriman internasional dan mendesak masyarakat untuk mengurangi pesanan dari luar negeri.

Perintah ini dikeluarkan tidak lama setelah pihak berwenang China mengklaim bahwa surat dapat menjadi sumber penularan virus corona baru-baru ini.

Dalam beberapa hari terakhir, pejabat China telah memperingatkan bahwa beberapa kasus menemukan penularan virus corona melalui paket dari luar negeri.


Salah satu kasus itu terjadi pada seorang wanita di Beijing yang menurut pihak berwenang tidak memiliki kontak dengan orang lain yang terinfeksi tetapi dites positif untuk varian yang serupa dengan yang ditemukan di Amerika Utara.

China Post pada hari Senin (17/1) menerbitkan laporan yang memerintahkan pekerja untuk mendisinfeksi kemasan luar dari semua surat internasional sesegera mungkin. Perintah yang sama juga mengharuskan karyawan yang menangani surat dan paket asing untuk menerima suntikan vaksin booster.

Layanan pos juga meminta masyarakat untuk mengurangi pembelian dan pengiriman dari negara dan wilayah dengan risiko epidemi luar negeri yang tinggi dan mengatakan bahwa surat domestik harus ditangani di wilayah yang berbeda untuk mencegah kontaminasi silang.

Sementara itu, Channel News Asia pada Selasa (18/1) mengutip laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang mengatakan bahwa risiko terinfeksi dari permukaan yang terkontaminasi, yang dikenal sebagai transmisi fomite, rendah dan semakin kecil kemungkinannya seiring berjalannya waktu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya