Berita

Taliban/Net

Dunia

Iran: Jika Taliban Bentuk Pemerintahan Inklusif, Kami Siap Bujuk Dunia Akui Imarah Islam Afghanistan

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran tidak akan mengakui pemerintahan Imarah Islam Afghanistan yang dipimpin oleh Taliban, kecuali jika mereka membentuk pemerintahan yang inklusif.

Begitu yang dikatakan oleh Duta Besar Iran Bahadur Aminian dalam sebuah wawancara dengan TOLO News di Kabul, Afghanistan pada Minggu (2/1).

Aminian mengatakan Teheran mungkin dapat membujuk negara-negara lain untuk mengakui pemerintah Afghanistan jika Taliban mereformasi struktur pemerintahannya.


“Jika suatu kelompok datang (berkuasa) dan kelompok itu (terdiri) dari satu kelompok etnis dan semua kelompok etnis lainnya tidak termasuk dalam pemerintahan, kami tidak menerimanya, dan, oleh karena itu, kami dengan murah hati menyerukan kepada Taliban untuk membentuk pemerintahan yang inklusif,” ujar Aminian.

Dalam kesempatan tersebut, Aminian juga menyoroti krisis ekonomi di Afghanistan yang dapat menjadi jalan bagi ekstremisme ISIS dan persoalan pengungsi.

Menanggapi komentar tersebut, Wakil Jurubicara Taliban Inamullah Samangani menyebut Aminian telah berupaya ikut campur dalam urusan dalam negeri Afghanistan.

"Apakah pemerintah atau kabinet Iran berdasarkan definisi orang lain tentang inklusif? Setiap negara memiliki definisi sendiri tentang pemerintahan inklusif berdasarkan kepentingan nasional mereka,” ujarnya.

Setelah hampir lima bulan mengambil alih kekuasaan, Taliban berusaha mencari pengakuan internasional. Namun belum ada satu negara pun yang mengakui pemerintahannya lantaran Taliban masih membatasi hak perempuan dan dikhawatirkan menjadi sarang terorisme.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya