Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polisi Hong Kong Tangkap 6 Mantan Jurnalis Media Online Terkait Dugaan Konspirasi

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepolisian Hong Kong pada Rabu pagi (29/12) mengatakan bahwa mereka menahan enam orang mantan staf sebuah situs berita pro demokrasi.

Penahanan itu terkait dengan dugaan konspirasi untuk menerbitkan publikasi hasutan, seperti dilaporkan Reuters.

Pada Minggu malam (27/12) aparat kemanan Hong Kong menangkap mantan jurnalis senior Apple Daily -yang sekarang ditutup- di bandara atas dugaan yang sama.


South China Morning Post dan Citizen News mengidentifikasi tahanan itu sebagai Fung Wai-kong, seorang editor dan kolumnis di tabloid pro-demokrasi yang sekarang sudah tutup. Saat ditangkap, Fung dilaporkan akan berangkat ke Inggris.

Penangkapan Fung terjadi saat pihak berwenang di Hong Kong menindak perbedaan pendapat di kota semi-otonom tersebut.

Outlet pro-demokrasi online Stand News mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam bahwa mereka akan menghapus komentar yang diterbitkan di situsnya sebelum Juni, dan menghentikan upaya penggalangan dana karena kekhawatiran atas undang-undang keamanan nasional.

Polisi telah menangkap sebagian besar tokoh pro-demokrasi terkemuka di kota itu dan memperbaiki undang-undang pemilu Hong Kong untuk menjauhkan suara oposisi dari legislatif.
 
Asosiasi Jurnalis Hong Kong, bereaksi terhadap laporan penangkapan Fung, mengutuk polisi karena kembali menargetkan wartawan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya